Lamine Yamal (dok. FC Barcelona)
JawaPos.com - Barcelona mencetak kemenangan telak 4-0 atas Borussia Dortmund dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions, namun kemenangan itu sempat dibayangi kekhawatiran terhadap Lamine Yamal. Wonderkid berusia 17 tahun itu terlihat memberi isyarat ke bangku cadangan sebelum akhirnya ditarik keluar menjelang akhir laga.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dengan cepat meredakan spekulasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pergantian Yamal bukan disebabkan oleh cedera, melainkan karena kelelahan dan alasan taktikal yang memberi kesempatan bermain kepada Ansu Fati.
“Dia sudah bermain terlalu banyak menit,” ujar Flick dalam konferensi pers pascalaga. “Ansu layak mendapat menit bermain karena ia berlatih sangat baik. Saya tidak pernah membagikan menit bermain begitu saja, semuanya berdasarkan performa di latihan.”
Yamal ditarik keluar pada menit ke-86 setelah mencetak gol keempat Barcelona dalam laga tersebut. Meskipun terlihat tidak nyaman dan beberapa kali meminta pergantian, tidak ada indikasi bahwa sang pemain mengalami cedera serius.
Dengan performanya yang terus menanjak musim ini, kekhawatiran fans tentu bisa dimaklumi. Yamal telah mencetak 14 gol dan 21 assist dari 43 pertandingan di semua kompetisi, termasuk empat gol dan empat assist di ajang Liga Champions. Sebagai pemain 17 tahun, catatan ini luar biasa.
Flick pun memuji kontribusi seluruh pemainnya, terutama trio penyerang yang tampil gemilang melawan Dortmund: Yamal, Raphinha, dan Robert Lewandowski. “Bukan cuma gol-gol mereka yang penting, tapi juga bagaimana mereka membantu bertahan. Kami bermain sangat baik sebagai satu tim,” ungkapnya.
Lewandowski mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, sedangkan satu gol lainnya disumbangkan oleh Raphinha. Trio ini menunjukkan chemistry luar biasa, menjadi tumpuan utama serangan Barca musim ini.
Tak hanya penyerang inti yang disorot, Flick juga memberi pujian pada para pemain pengganti. Ia mengapresiasi bagaimana mereka langsung menyesuaikan diri dengan tempo pertandingan dan memberi dampak saat masuk lapangan.
Barcelona sendiri saat ini tengah berada dalam jalur yang sangat positif. Selain memuncaki klasemen La Liga dengan keunggulan empat poin atas Real Madrid, mereka juga akan menghadapi sang rival abadi di final Copa del Rey.
Dengan gelar Supercopa de España sudah di tangan dan peluang besar meraih Liga Champions serta Copa del Rey, Barcelona berpotensi menutup musim dengan treble bergengsi. Jika berhasil, ini akan menjadi pencapaian luar biasa dalam musim debut Hansi Flick di Camp Nou. Dan kabar baiknya, bintang muda Lamine Yamal dalam kondisi baik dan siap melanjutkan perannya sebagai motor serangan Blaugrana.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
