Penyerang Timnas Brasil Matheus Cunha.(Dok. Matheus Cunha)
JawaPos.com- Tim nasional Brasil harus menelan kekalahan menyakitkan melawan Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan skor 1-4 tersebut dimainkan di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (26/3).
Brasil hanya mampu membalas satu gol lewat tendangan Matheus Cunha di menit ke-26. Gol tersebut tercipta setelah bek Timnas Argentina Cristian Romero melakukan kesalahan. Sementara itu, tim tuan rumah mampu mencetak empat gol melalui aksi Julián Álvarez, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister dan Giuliano Simeone.
Berbicara setelah kekalahan tersebut, Matheus Cunha mengakui bahwa Timnas Brasil sedang mengalami masalah yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan waktu singkat. "Kita harus cukup rendah hati untuk memahami prosesnya dan tahu bahwa kita tidak akan menyelesaikan semua masalah tim dalam dua hari latihan," ujarnya setelah pertandingan mengutip dari ESPN, Rabu (26/3).
Menurutnya, para pemain Brasil cukup kesulitan untuk mengeluarkan permainan terbaiknya seperti saat berada di klubnya masing-masing. "Tidak diragukan lagi, ini adalah masalah kolektif. Kami ingin menunjukkan apa yang telah kami tunjukkan di klub-klub kami di tim nasional Brasil, tetapi kami harus tahu prosesnya, kami harus tahu bahwa kami tidak mencapai ini dalam semalam di dalam klub, dan tidak akan dalam semalam kami akan mencapainya di tim nasional Brasil," tutur Cunha.
Penyerang Wolverhampton Wanderers tersebut ingin para pemain Timnas Brasil meningkatkan kemampuannya dan lebih fokus di laga selanjutnya. "Kita memiliki kerendahan hati untuk mengakui besarnya tim Brasil, tetapi kita juga tahu bahwa kita perlu meningkatkan kemampuan. Yakinlah, sejauh itu bergantung pada kita di sini, kita akan sangat fokus untuk mewakili tim ini," ujar Cunha.
Setelah kekalahan lawan Argentina, Brasil mencoba meraih hasil positif di laga bulan Juni melawan Ekuador dan Paraguay. "Kami sangat sedih dengan hasilnya, tetapi hanya ada satu jalan ke depan sekarang, yaitu memahami dan memanfaatkan peluang. Sejauh itu tergantung pada kita, kita tidak akan pernah kekurangan dedikasi untuk mengenakan seragam ini,” pungkas pemain 25 tahun tersebut.
Matheus Cunha menjadi pilihan utama pelatih Brasil Dorival Junior di laga ini. Melansir Fotmob, dia mampu bermain efektif dengan hanya melepaskan satu tendangan yang berhasil membuahkan gol.
Golnya ke gawang Argentina adalah gol debutnya setelah tampil 13 kali bersama Timnas Brasil. Cunha merupakan pemain yang debut pada tahun 2021 saat menghadapi Chili di tim asuhan Tite.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
