Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 22.58 WIB

Liga Inggris: Skandal Calo Tiket di Stadion Etihad Terungkap, 354 Akun Fans Manchester City Dicekal!

Etihad Stadium. (Dok. Man. City) - Image

Etihad Stadium. (Dok. Man. City)

JawaPos.com- Manchester City mengambil tindakan tegas terhadap para pendukung yang terbukti menjual kembali atau melakukan praktik calo tiket untuk pertandingan di Etihad Stadium musim ini.

Keputusan ini diambil setelah beberapa insiden dalam pertandingan kandang terakhir di mana suporter tim tamu terlihat berada di tribun yang seharusnya diperuntukkan bagi pendukung tuan rumah. Salah satu kejadian paling mencolok terjadi saat laga Liga Champions melawan Real Madrid, di mana ratusan suporter Los Blancos berhasil masuk ke area suporter City, meskipun klub Spanyol tersebut hanya menjual 40 persen dari jatah 3.000 tiket yang diberikan.

Insiden serupa juga terjadi dalam pertandingan melawan Feyenoord, Liverpool, Manchester United, serta Plymouth Argyle dalam beberapa bulan terakhir. Kini, rincian mengenai tindakan yang diambil oleh Manchester City akhirnya terungkap.

Dalam laporan resmi dari pertemuan dengan kelompok keterlibatan suporter, City Matters, klub mengungkapkan bahwa praktik calo tiket telah menyebabkan 354 akun suporter ditangguhkan sepanjang musim ini. Dari jumlah tersebut, hampir setengahnya 154 akun berasal dari laga melawan Real Madrid, di mana banyak suporter tim tamu terlihat merayakan kemenangan di area pendukung City.

Selain itu, sebanyak 165 akun lainnya telah dilarang membeli tiket, sementara 223 akun lainnya sedang dalam pemantauan ketat. Klub juga telah mengirimkan surat peringatan hukum (cease and desist) kepada sejumlah situs yang secara ilegal mengklaim menjual tiket resmi.

Pihak Madrid sendiri disebut telah membatasi pembelian tiket tandang hanya untuk anggota resmi klub, sehingga banyak suporter non-anggota memilih untuk membeli tiket di area tribun Manchester City. Dalam responsnya, City menegaskan bahwa mereka akan menolak masuk suporter tandang yang berusaha menyusup ke area pendukung tuan rumah.

Jika suporter tandang tetap berhasil masuk, mereka akan diminta meninggalkan stadion sebelum akhirnya dikeluarkan demi alasan keamanan. Namun, Manchester City mengklaim bahwa mereka tidak memiliki wewenang untuk memindahkan suporter tim tamu ke area tandang karena aturan UEFA menyatakan bahwa klub tamu bertanggung jawab penuh atas distribusi tiket dan perilaku pendukung mereka.

Manchester City bukan satu-satunya klub yang menghadapi permasalahan calo tiket. Arsenal baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka telah membatalkan lebih dari 25.000 akun akibat aktivitas ilegal ini sepanjang musim. Mereka juga berhasil mencegah hampir 8.000 akun mencurigakan untuk masuk ke dalam sistem undian tiket yang dirancang guna mengidentifikasi aktivitas bot dan calo tiket.

"Kami terus meningkatkan upaya kami untuk melawan praktik calo tiket demi melindungi suporter yang membeli tiket secara sah. Kami ingin memastikan tiket jatuh ke tangan anggota yang benar-benar ingin menonton pertandingan," demikian pernyataan resmi Arsenal.

Arsenal telah menerapkan operasi anti-calo dengan melibatkan pihak ketiga yang berspesialisasi dalam investigasi serta melakukan pemeriksaan tempat duduk secara rutin. Selain itu, mereka juga mewajibkan pengambilan tiket untuk pertandingan kandang dan tandang guna mencegah praktik jual-beli ilegal.

Dengan semakin ketatnya aturan dari berbagai klub, Manchester City kini menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pendukung setia mereka di Etihad Stadium.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore