
Pengunjung menyaksikan pertunjukkan simulasi langit di Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Kamis (25/12/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Antusiasme warga menyambut dibukanya kembali Planetarium Jakarta justru dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Baru hitungan hari beroperasi, dugaan praktik percaloan tiket mulai marak di media sosial, menjual tiket dengan harga yang melambung tinggi.
Fenomena ini mencuat setelah akun Threads @__cannotwaste mengklaim memiliki tiket masuk Planetarium dan menjualnya seharga Rp 30.000 per lembar. Padahal, harga resmi yang ditetapkan pengelola hanya Rp 10.000.
"WTS (want to sell) Planetarium Jakarta, ada 6 ya, show 2 dan 3, harga 30/tiket," tulis akun tersebut dalam unggahannya.
Menanggapi laporan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan menoleransi adanya praktik calo yang merugikan masyarakat. Terutama saat momen liburan seperti sekarang.
"Saya sudah pesan wanti-wanti enggak boleh ada calo," ujar Pramono saat ditemui di Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (29/12).
Pramono secara khusus meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola Taman Ismail Marzuki (TIM) untuk segera melakukan penindakan tegas.
"Kalau ada calo, yang saya minta tanggung jawab Dirut Jakpro," tegasnya.
Sejak dibuka kembali pada 25 Desember lalu, Planetarium Jakarta memang menjadi magnet bagi warga. Sayangnya, banyak pengunjung yang datang jauh-jauh harus gigit jari karena kehabisan tiket.
Sebelumnya, skema penjualan tiket menerapkan komposisi 75 persen secara daring (online) dan 25 persen di lokasi (on the spot).
Hal inilah yang membuat kuota seringkali habis dalam waktu singkat di tangan pemesan digital.
"Kebetulan kemarin saya ke Planetarium dan memang keluhannya baru dibuka itu sampai dengan tanggal 31 (Desember) sudah full booked. Padahal banyak sekali warga yang kemudian ingin menggunakan untuk liburan," ungkap Pramono.
Demi memutus rantai percaloan sekaligus memberikan rasa adil bagi pengunjung yang datang langsung, Pemprov DKI Jakarta resmi mengubah kebijakan penjualan tiket.
Pramono memutuskan untuk membagi kuota tiket secara rata antara jalur digital dan pembelian langsung di loket.
"Saya sudah memutuskan, yang 50 persen itu melalui online, 50 persen secara langsung ticketing di lokasi. Karena kasihan banyak yang sudah datang dari mana-mana, terutama dari daerah," imbuhnya.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
