Pep Guardiola tampak lunglai saat Manchester City kalah lawan Real Madrid. (Dok. UEFA)
JawaPos.com - Pep Guardiola mengatakan bahwa Manchester City harus menerima bahwa mereka tidak cukup baik di Liga Champions setelah tersingkir dari Real Madrid.
Manchester City menelan kekalahan saat bertandang ke markas Real Madrid pada leg kedua babak Play-off Liga Champions 2024/25. Bermain di Santiago Bernabeu, Kamis (20/2) dini hari WIB, mereka kalah dengan skor 1-3.
Guardiola menyaksikan Kylian Mbappe mencetak hat-trick yang memberikan sang juara bertahan kemenangan agregat 6-3 dan memastikan tempat mereka di babak 16 besar. Sementara, tim tamu hanya bisa mencetak gol hiburan lewat Nico Gonzalez.
Untuk pertama kalinya dalam karier kepelatihannya, Guardiola melihat timnya tersingkir dari Liga Champions sebelum babak 16 besar.
Ini juga merupakan kekalahan ke-13 The Citizens musim ini di semua kompetisi, kekalahan terbanyak yang pernah dialami tim yang dilatih oleh pelatih asal Spanyol itu.
"Setelah kami kebobolan gol di babak pertama, kami tidak bertahan dengan baik, itu semakin sulit,” kata juru taktik The Citizens tersebut, seperti dilansir dari laman resmi klub.
"Kami harus menerimanya [kekalahan], tim terbaik yang menang, jadi selamat untuk Real Madrid. Sekarang, kami fokus ke Premier League,".
"Real Madrid adalah tim yang fantastis, mereka layak untuk lolos. Kami tidak pantas mendapatkannya, ini adalah tahun pertama kami tidak menjalani musim Liga Champions yang baik."
Manchester City kalah di Bernabeu, mencatatkan total gol yang diharapkan (xG) sebesar 1.38 berbanding 1.82 milik Real Madrid, dengan tim tamu tidak mencatatkan tendangan tepat sasaran pertama mereka hingga menit ke-75.
"Kami harus menerimanya dan berjuang agar musim depan bisa kembali berada di sini. Tentu saja, Real Madrid adalah pesaing untuk memenangkan Liga Champions, tetapi ada tim-tim bagus lainnya,” sambung Guardiola.
Hasil pahit di kandang Los Blancos membuat Guardiola kalah di kedua leg babak sistem gugur Liga Champions untuk ketiga kalinya.
Sementara, Guardiola mengatakan bahwa timnya harus kehilangan penyerang Erling Haaland di laga ini, yang mengalami cedera lutut pada akhir pekan lalu.
“Erling sudah mencoba berlatih kemarin, tapi dia benar-benar kesakitan saat melawan Newcastle. Itu terasa sakit saat dia berjalan, saat mencoba naik dan turun tangga,” ujar Guardiola.
"Pagi ini dia mengatakan kepada saya bahwa dia tidak siap, bahwa dia merasa tidak enak badan."

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
