Ansu Fati tampak terbebani dengan statusnya sebagai penerus Lionel Messi di Barcelona. (X FabrizioRomano)
JawaPos.com - Menyandang nomor punggung 10 milik legenda hidup Lionel Messi rupanya menjadi beban teramat berat untuk Ansu Fati. Pemain keturunan Guinea Bissau itu digadang-gadang jadi pemain terbaik dunia di awal kemunculannya sekitar 4-5 tahun lalu. Nama Ansu Fati bahkan dipercaya untuk memakai nomor keramat itu oleh manajemen Barcelona. Sayang, cedera parah sempat menghambat perkembangannya hingga saat ini.
Dikutip dari Fabrizio Romano, nama Ansu Fati diperkirakan tidak akan lagi tersedia di daftar susunan pemain untuk laga berikutnya. Bertanding di perempat final Copa del Rey, Barca tidak membawa dirinya dan menargetkan kemenangan atas lawannya Valencia. Kedua tim sudah bertemu dua pekan sebelumnya dengan Blaugrana berhasil memetik kemenangan mutlak atas Valencia dengan skor 7-1. Kubu Hansi Flick diprediksi akan menang mudah melawan Valencia.
Nama Ansu Fati tenggelam oleh nama besar Lamine Yamal dan nama-nama penyerang lainnya di tim inti Barcelona. Sebelum bersua Valencia, Ansu Fati hanya puas menjadi penghangat bangku cadangan selama 6 pertandingan terakhir. Namanya bahkan tidak dipertimbangkan sama sekali oleh Hansi Flick untuk sekedar menjadi pemain pengganti atau ketika Barca sudah unggul jauh. Miris nian nasib yang dialami Ansu Fati, sebab dirinya jadi sulit berkembang karena kurangnya menit bermain.
Fakta mengejutkannya adalah Ansu Fati terakhir bermain pun menjadi pemain pengganti ketika Blaugrana menghadapi Barbastro di babak penyisihan Copa del Rey. Menang dengan skor 4-0, Ansu Fati masuk di babak kedua pada menit ke-62 menggantikan Robert Lewandowski di posisi penyerang tengah. Sayangnya, Ansu Fati gagal mencetak gol maupun assist untuk menjadi gol tambahan di pertandingan tersebut.
Menurut keterangan yang dihimpun dari Transfermarkt, Ansu Fati mengawali karier sepak bolanya sejak usia muda di tim muda Barcelona pada 2012. Menimba ilmu sepak bola di akademi terbaik dunia, Ansu Fati perlahan namun pasti jadi perhatian tim pelatih dan pemandu bakat saat itu. Kelincahannya dan skill olah bolanya membuat namanya melesat hingga berhasil menembus tim Barca kelompok usia U-19.
Kemudian, namanya dipromosikan menuju tim utama oleh legenda klub sekaligus pelatih Barca saat itu, Xavi. Ansu Fati sudah mengoleksi 120 penampilan bersama Barca dan menyumbang 29 gol dan 9 assist. Performanya yang menurun setelah cedera parah membuat dirinya sempat mencoba peruntungan menjadi pemain pinjaman di klub lain.
Pada musim 2023/2024, dirinya sempat dipinjamkan ke klub besutan Roberto De Zerbi di Brighton & Hove Albion. Sayangnya, kesempatan itu terlewat begitu saja lantaran dirinya juga sulit untuk beradaptasi di kerasnya persaingan Liga Premier. Ansu Fati hanya tampil sebanyak 27 kali pertandingan dengan sumbangan 4 gol dan 1 assist selama bersama The Seagulls. Dirinya kembali ke Barca dan masih menanti keajaiban kedua untuk mengangkat namanya kembali menjadi Ansu Fati, sang penerus Lionel Messi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
