Raphinha, Robert Lewandowski, dan Lamine Yamal dari FC Barcelona. (AFP via Jawa Pos)
JawaPos.com – FC Barcelona sudah membuat 101 gol dalam 32 laga di semua ajang musim ini. Hal itu membuat Barca era Hansi Flick jadi tim kedua setelah Barca era Helenio Herrera di 1959 yang membuat 100 gol dalam 31 laga.
Khusus di kompetisi Liga Spanyol atau La Liga, Barca sudah membuat 59 gol. Diantara 59 tersebut trio LYR (Robert Lewandowski-Lamine Yamal-Raphinha) membuat 34 gol. Rinciannya yaitu Lewandowski 17 gol, Raphinha 12 gol, dan Yamal 5 gol.
Seperti diberitakan The Athletic Selasa (28/1), ternyata trisula Barca ini bukanlah satu-satunya the deadliest trio di 5 kompetisi elite Eropa. Lantas siapa saja trio maut di liga hingga saat ini?
1.Trio SDG (Mohamed Salah-Luis Diaz-Cody Gakpo)/Liverpool FC
Kombinasi gol ketiga pemain tersebut di Liga Inggris mencapai 35 gol serta 18 umpan gol. Detailnya Salah 19 gol, Gakpo 8 gol, dan Diaz juga 8 gol.
Statistik trio SDG ini menjadi yang paling menakutkan diantara trio-trio lain di liga elite Eropa. Kerja sama ketiganya juga membuat Liverpool memuncaki klasemen sementara Liga Inggris.
“Kalau musim lalu kita melihat Cody (Gakpo) mengalami kesulitan beradaptasi dengan sistem permainan Liverpool, maka musim ini kita tak lagi menemukan hal itu. Setelah moncer di Euro 2024, Cody menemukan ritme dan produktivitas yang membaik,” puji pundit Sky Sports yang juga eks pemain Arsenal Paul Merson.
2.Trio LYR (Robert Lewandowski-Lamine Yamal-Raphinha)/FC Barcelona
Kemenangan telak 7-1 lawan Valencia (27/1) di La Liga. Atau pesta gol 5-2 ke gawang Real Madrid di Piala Super Spanyol (13/1) adalah bukti sahih kalau trio LYR memang menakutkan bagi lawan-lawannya.
Di laga-laga itu, baik Lewandowski, Raphinha, dan Yamal semua berkontribusi gol atau umpan gol. Dan Trio LYR khusus di ajang La Liga membuat 34 gol dan 18 umpan gol.
“Dengan terciptanya 101 gol dalam 32 laga artinya rasio gol per laga adalah 3,16. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Barca era Pep Guardiola maupun Barca era Luis Enrique,” tulis Mundo Deportivo.
Mundo Deportivo menjelaskan Barca selalu punya trio pemain depan yang ciamik dalam dua dekade belakangan. Misalnya saat juara Liga Champions 2005-2006, ada nama Ronaldinho-Ludovic Giuly-Samuel Eto’o.
Lalu zaman Guardiola ada Lionel Messi-David Villa-Pedro Rodriguez. Di bawah Enrique ada trio MSN (Messi-Luis Suarez-Neymar).

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
