Patrick Kluivert bersama anak-anaknya. (Instagram Patrick Kluivert)
JawaPos.com - Patrick Kluivert berasal dari keluarga sepak bola. Pelatih anyar Timnas Indonesia itu mengenal sepak bola melalui ayahnya, Kenneth Kluivert.
Yang membedakan Patrick Kluivert dan Kenneth adalah takdir. Sang ayah berasal dari Suriname dan hanya bermain di kompetisi lokal.
Menjadi pesepak bola profesional, Kenneth juga bagian dari skuad timnas Suriname. Dari data yang dihimpun di Transfermarkt, ia hanya bermain untuk SV Robinhood, salah satu tim unggulan di Suriname.
Jika anaknya seorang bomber, Kenneth Kluivert berperan sebagai sayap kiri. Persamaan keduanya adalah naluri mencetak gol.
Ya, Kenneth juga piawai dalam urusan gol. Beberapa kali namanya menjadi pencetak gol terbanyak untuk SV Robinhood.
Sepuluh tahun bermain, ayah Patrick Kluivert memutuskan pensiun pada 1969 silam. Setahun berselang ia pindah ke Belanda bersama istrinya, Lidwina.
Menetap di Amsterdam, Patrick pun lahir dan sukses melampaui karier sepak bola Kenneth. Pada akhirnya ia dikenal sebagai legenda Belanda.
Sebagaimana sang ayah, Patrick juga menurunkan bakat sepak bola ke anaknya. Tidak hanya satu, tapi pada keempat anaknya.
Ya, pelatih timnas Indonesia ini ayah dari Justin Kluivert, Quincy Kluivert, Ruben Kluivert, dan Shane Kluivert. Sejauh ini Justin yang paling bersinar.
Sebenarnya karier Justin Kluivert jatuh bangun. Usai bersinar bersama Ajax, dia gagal berkembang di AS Roma, RB Leipzig, dan Valencia.
Padahal, pada awal kemunculan di Ajax, sang winger pernah digoda Jose Mourinho. Momen tersebut terjadi usai final Liga Europa antara Manchester United vs Ajax.
Mourinho menemui Justin di tengah lapangan. Ia meminta sang wonderkid untuk bersabar setahun lagi sebelum dibawa ke Manchester United.
Sayang, ajakan tersebut tak pernah terwujud. Bahkan, ketika mereka sama-sama berada di AS Roma, Jose Mourinho justru mendepaknya ke Nice.
Sejak musim lalu, Justin Kluivert bangkit bersama Bournemouth. Dan, musim ini ia sudah mencetak enam gol dan dua assist dari 19 pertandingan Liga Premier Inggris.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
