Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Januari 2025 | 22.59 WIB

Apes! Pemain Sepak Bola Asal Iran Didenda Hampir Rp 200 Juta Hanya Karena Memeluk Penggemarnya!

Aksi Ramin Rezaeian saat menghadapi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2018 (Instagram/@raminrezaeian).

JawaPos.com - Pemain sepak bola asal Iran, Ramin Rezaeian tertimpa sial. Ia dihukum oleh komite etik federasi sepak bola Iran (FFIRI), usai memeluk penggemarnya yang kebetulan seorang wanita.

Insiden tersebut terjadi sebelum pertandingan antara Esteghlal yang diperkuat oleh Rezaeian, menghadapi Chadormalu dalam lanjutan Persian Gulf Pro League 2024/25. Ia ketahuan memeluk penggemarnya yang berhasil menyelinap masuk ke dalam bus tim Esteghlal.

Melalui pernyataan resminya, komite etik FFIRI mengungkapkan jumlah denda yang harus diterima oleh pemain berusia 34 tahun ini. Rezaeian harus membayar denda senilai IRR 510 juta atau setara dengan Rp 196 juta.

"Ramin Rezaeian, pemain klub Esteghlal asal Teheran telah divonis untuk membayar denda senilai IRR 510 juta karena telah bertindak tidak profesional," ujar komite etik FFIRI yang dikutip dari Revelo. 

Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini bukanlah nama asing bagi penggemar sepak bola setempat. Ia sudah memperkuat timnas Iran sebanyak 60 kali, termasuk saat Piala Dunia 2018 yang mana saat itu timnas Iran menghadapi Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo.

Rezaeian juga sudah pernah memperkuat berbagai klub top Iran, mulai dari Persepolis, Sepahan, dan kini Esteghlal. Selain itu ia juga pernah mencoba peruntungan di luar negaranya dengan berkarier di Qatar dan juga Belgia.

Kasus serupa yang menimpa sang pemain sebenarnya bukanlah barang baru di Iran. Sebelumnya kiper Esteghlal, Hossein Hosseini juga mendapatkan denda dan larangan bertanding lantaran memeluk seorang penggemar perempuan yang masuk ke lapangan pada April 2024 yang lalu.

Iran memang memiliki peraturan yang melarang adanya kontak fisik di ruang publik antara laki-laki dan perempuan yang tidak memiliki hubungan keluarga. Bahkan selama 40 tahun, Iran tidak memperbolehkan perempuan buat menyaksikan laga sepak bola secara langsung.

Hal tersebut berlaku hingga 2019, saat FIFA mendorong FFIRI untuk memperbolehkan perempuan datang ke stadion. Alhasil laga antara Iran melawan Kamboja di tahun 2019 menjadi pertandingan pertama yang disaksikan oleh perempuan secara langsung di stadion.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore