
Kevin Diks jadi pemain potensial yang akan membela Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Instagram/@kevindiks2)
JawaPos.com - Klub Kevin Diks, FC Copenhagen bukan tim sembarangan. Meski bukan kontestan liga top Eropa, tim berjuluk Byens Hold itu adalah salah satu klub tersukses di Liga Denmark dan sudah malang-melintang di kompetisi Eropa, termasuk Liga Champions.
Kevin Diks saat ini telah memutuskan untuk menerima tawaran PSSI untuk dinaturalisasi. Dia akan menjalani proses alih warga negara untuk kemudian jadi bagian dari Timnas Indonesia suatu saat nanti.
Bagi Timnas Indonesia, kehadiran Kevin Diks bisa jadi amunisi baru yang bisa membuat Garuda semakin kuat. Pasalnya, pemain berusia 28 tahun itu termasuk bek tangguh dengan jam terbang tinggi dan kualitas mumpuni.
Berposisi sebagai bek, Kevin Diks bisa dan piawai dimainkan di pos belakang manapun. Mulai dari posisi sentral atau bek tengah, fullback kanan, hingga fullback kiri.
Soal pengalaman, juga tidak perlu diragukan lagi. Kevin Diks sudah lumayan kenyang merasakan tampil di banyak ajang/kompetisi Eropa. Dia tercatat sudah memainkan 17 pertandingan di Liga Champions dan 7 untuk ajang UEFA Conference League.
Kualitas Kevin Diks sebagai tembok tangguh tak lepas dari peran klubnya, FC Copenhagen. Sebab, sejak dia bergabung pada 2021, klub asal Denmark itu langsung memberikan sang pemain kesempatan untuk bermain.
Kevin Diks mencatatkan debut bersama FC Copenhagen pada 18 Juli 2021 melawan AaB di 3F Superliga. Dia hanya butuh waktu kurang dari sebulan untuk langsung main setelah didatangkan dari Fiorentina.
Sejak saat itu, Kevin Diks total 144 penampilan telah dicatatkan olehnya bersama FC Copenhagen. Dia pun sudah mencetak 16 gol untuk klub Denmark tersebut.
Adapun kiprah FC Copenhagen baik sejak maupun sebelum Kevin Diks datang sudah mentereng. Byens Hold adalah salah satu klub tersukses di Denmark.
FC Copenhagen tercatat sudah mengoleksi 15 gelar Liga Denmark. Torehannya itu sama seperti Kjøbenhavns Boldklub, klub yang kini mulai menghilang di level profesional. Capaian Copenhagen hanya kalah dalam hal jumlah runner-up dari Kjøbenhavns Boldklub sebagai klub tersukses di Denmark.
Terakhir kali FC Copenhagen meraih gelar Superliga Denmark adalah pada musim 2022/2023. Sementara pada musim lalu, mereka hanya berada di urutan ketiga dalam klasemen akhir, finish di bawah sang juara FC Midtjylland dan Brøndbyernes Idrætsforening sebagai runner-up.
Berkat prestasi ciamik di Liga Denmark, FC Copenhagen pun jadi klub yang langganan tampil di kompetisi Eropa. Byens Hold tak pernah absen dalam 24 tahun terakhir di ajang Eropa, baik itu Liga Champions, Europa League, maupun Conference League.
Terakhir kali FC Copenhagen tak ikut kompetisi Eropa adalah pada tahun 2000. Kala itu mereka gagal juara di Danish Cup maupun Superliga Denmark.
Kiprah FC Copenhagen di Eropa juga tidak buruk-buruk amat. Mereka pernah dua kali menembus babak 16 besar Liga Champions (2010/2011, 2023/2024) dan sekali hingga babak perempat final Europa League (2019/2020).
Penampilan dan hasil paling memorable dari FC Copenhagen di kompetisi Eropa adalah saat Liga Champions musim lalu, di mana mereka berhasil keluar sebagai runner-up grup A, yang dihuni oleh Manchester United, Bayern Muenchen, dan Galatasaray.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
