Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 September 2024 | 19.46 WIB

Performa Luar Biasa Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Sukses Bawa Venezia Raih Kemenangan Pertama di Serie A

Jay Idzes tampil prima bersama Venezia untuk raih kemenangan pertama di Serie A musim ini. (Instagram/@veneziafc) - Image

Jay Idzes tampil prima bersama Venezia untuk raih kemenangan pertama di Serie A musim ini. (Instagram/@veneziafc)

JawaPos.com — Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali membuktikan kualitasnya di pentas sepak bola Eropa. Kali ini, dia tampil sebagai pahlawan bagi Venezia FC dengan performa solid yang mengantarkan timnya meraih kemenangan perdana di Serie A musim 2024/2025.

Dalam laga pekan kelima Liga Italia yang digelar di Stadion Pier Luigi Penzo, Sabtu (21/9/2024), Venezia berhasil menaklukkan Genoa dengan skor meyakinkan 2-0.

Jay Idzes, yang dikenal dengan ketenangannya dalam mengawal lini pertahanan, dipercaya tampil sejak menit pertama oleh pelatih Venezia. Pemain berusia 24 tahun ini tidak hanya bermain penuh selama 90 menit, tetapi juga menjadi benteng tangguh yang menjaga agar gawang Venezia tidak kebobolan sepanjang pertandingan. Kemenangan ini sekaligus mengangkat moral tim yang sebelumnya berada di posisi terpuruk setelah melalui awal musim yang sulit.

Jay Idzes turun sebagai starter, dan bersama Michael Svoboda serta Antonio Candela, mereka membentuk trio pertahanan Venezia yang begitu kukuh. Tampil sebagai benteng terakhir di lini belakang, Idzes menunjukkan performa yang tak kenal kompromi. Dia terlibat aktif dalam membendung setiap serangan lawan, terutama dalam momen-momen krusial saat Genoa berupaya menyamakan kedudukan.

Pada babak pertama, kedua tim bermain hati-hati. Pertandingan berlangsung dengan tempo yang relatif lambat, dengan masing-masing tim tampak lebih fokus menjaga area pertahanan agar tidak kebobolan. Skor kacamata bertahan hingga jeda, namun di babak kedua, pertandingan mulai memanas dan menjadi milik Venezia.

Gianluca Busio membuka keunggulan Venezia pada menit ke-63. Berawal dari umpan manis Antonio Candela, Busio memanfaatkan peluang tersebut dengan baik dan menjebol gawang Genoa. Meski unggul 1-0, Venezia terus mempertahankan intensitas serangan sambil tetap solid di lini belakang. Jay Idzes memainkan peran vital dalam transisi antara bertahan dan menyerang, memastikan setiap ancaman dari Genoa dapat segera dinetralisir.

Lima menit jelang bubaran, Venezia mengunci kemenangan melalui gol Joal Pohjanpalo, yang berhasil meneruskan umpan dari John Yeboah. Gol tersebut menjadi penutup manis bagi Venezia sekaligus memastikan tiga poin pertama mereka di Serie A musim ini.

Meski tidak mencetak gol atau assist, kontribusi Jay Idzes tidak bisa dipandang sebelah mata. Dilansir dari Sofascore, pemain yang pernah memperkuat Go Ahead Eagles di Eredivisie ini mencatatkan statistik yang mengesankan di laga melawan Genoa. Dia melakukan satu sapuan penting serta satu blok krusial pada menit-menit akhir pertandingan.

Aksi heroiknya datang ketika dia sukses memblok tembakan pemain Genoa, Jeff Ekhator, yang merangsek masuk ke kotak penalti pada menit ke-89. Blok tersebut sangat penting karena menjaga keunggulan Venezia tetap bertahan hingga peluit akhir.

Selain bertahan, Idzes juga aktif membantu serangan timnya. Dari total 37 operan yang dia lakukan sepanjang pertandingan, 33 di antaranya sukses mencapai sasaran. Ini berarti tingkat akurasi operan Jay Idzes mencapai 89%, sebuah angka yang menunjukkan betapa pentingnya peran pemain belakang ini dalam aliran permainan Venezia. Performa impresif ini menjadi bukti bahwa Idzes bukan hanya andal dalam bertahan, tetapi juga memiliki visi yang baik untuk membangun serangan dari lini belakang.

Kemenangan 2-0 atas Genoa juga menandai catatan clean sheet kedua Venezia musim ini, setelah bermain imbang tanpa gol melawan Fiorentina sebelumnya. Keberadaan Jay Idzes di lini pertahanan terbukti memberikan dampak positif bagi stabilitas tim. Dengan dua clean sheet dari lima pertandingan, Venezia mulai menunjukkan perkembangan positif setelah awal musim yang berat.

Sebelumnya, tim yang dijuluki Il Lagunari ini harus menelan tiga kekalahan dan satu hasil imbang dalam empat laga pertama mereka di Serie A 2024/2025. Kemenangan melawan Genoa menjadi angin segar yang sangat dibutuhkan oleh tim asuhan pelatih Paolo Vanoli tersebut.

Tak hanya mengamankan tiga poin, kemenangan ini juga berhasil mengangkat Venezia keluar dari zona degradasi. Saat ini, mereka menempati peringkat ke-14 klasemen sementara Serie A dengan koleksi 4 poin.

Performa Venezia dalam laga melawan Genoa tentu menjadi sinyal positif bagi perjalanan mereka di sisa musim ini. Keberhasilan Jay Idzes mengawal lini pertahanan dengan solid, ditambah ketajaman lini serang yang mulai kembali ke performa terbaiknya, memberi harapan bagi Venezia untuk terus bersaing di kompetisi teratas sepak bola Italia. Namun, tantangan besar masih menanti mereka. Untuk tetap bertahan di Serie A, konsistensi menjadi kunci utama.

Di laga berikutnya, Venezia akan menghadapi ujian berat ketika bertandang ke markas Juventus. Pertandingan tersebut akan menjadi tantangan besar bagi Jay Idzes dan kolega, mengingat Juventus merupakan salah satu tim papan atas yang memiliki serangan mematikan. Namun, jika Venezia mampu mempertahankan performa solid seperti yang ditunjukkan dalam laga melawan Genoa, bukan tidak mungkin mereka bisa memberikan kejutan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore