Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, nampak frustrasi melihat timnya ditaklukkan Aston Villa di Stadion Villa Park. (Clive Brunskill/Getty Images)
JawaPos.com – Hasil mengejutkan terjadi pada pekan ke-15 Liga Inggris saat Aston Villa menjamu Manchester City di Villa Park pada Kamis (7/12) dini hari WIB. Tim tuan rumah menutup laga dengan kemenangan atas The Citizens dengan skor tipis 1-0.
Gol tunggal itu dicetak Leon Bailey pada menit ke-74 usai sukses memanfaatkan umpan dari Douglas Luiz. Sepakan Bailey dari pinggir kotak penalti mengenai pemain bertahan Man City dan tak mampu diselamatkan kiper Ederson.
Uniknya, di laga ini Aston Villa malah mendominasi jalannya pertandingan dengan perolehan 22 tembakan, 7 di antaranya tepat sasaran. Torehan ini menjadi rekor jumlah tembakan terbanyak yang dihadapi skuad asuhan Pep Guardiola sejak menjabat sebagai pelatih Man City sejak 2016.
Berbanding terbalik dengan Villa, Man City malah nampak seperti tim yang berbeda dengan total dua tembakan sepanjang laga. Statistik tersebut juga jadi rekor buruk jumlah tembakan terendah yang dicatatkan Guardiola bersama Man City.
Dalam wawancara pasca pertandingan, Guardiola menyebut bahwa timnya saat ini sedang kesulitan. Dia mengakui bahwa performa anak asuhnya sangat buruk sepanjang laga dan pelatih berkepala plontos itu harus bertanggung jawab untuk mengatasinya di laga mendatang.
“Kami benar-benar kesusahan, terutama di babak pertama dan babak kedua yang benar-benar berbeda. Di sepertiga akhir kualitas umpan dan pergerakan kami tidak membuahkan hasil selama pertandingan. Kami tahu level kami dan sebagai pelatih, kami harus menemukan cara untuk memenangkan pertandingan. Kami benar-benar kesusahan. Sudah menjadi tugas saya untuk mengatasi masalah ini,” ujar Guardiola dikutip dari BBC.
Meski harus menelan pil pahit, pelatih asal Spanyol itu mengakui tim yang dihadapinya bermain jauh lebih baik daripada The Citizens. Dia menuturkan bahwa Villa pantas menang di laga tersebut.
“Villa memang layak mendapatkan kemenangan di laga ini. Tim terbaik di pertandingan inilah yang meraih kemenangan. Mereka tampil lebih baik dari kami,” imbuh Guardiola.
Pemenang treble winners tersebut nyatanya belum pernah merasakan kemenangan dalam empat pertandingan terakhir dan saat ini tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Liga Inggris, Arsenal.
Salah satu faktor Man City selalu kesusahan meraup hasil positif musim ini adalah ketiadaan Rodri di starting eleven. Pemain kebangsaan Spanyol itu harus absen di laga ini akibat hukuman skorsing satu pertandingan. Bagi klub asal Manchester itu, Rodri merupakan pilar penting karena keberadaannya membuat Man City tidak pernah terkalahkan dalam 43 pertandingan terakhir.
Hasil ini memaksa Man City turun ke urutan keempat klasemen Liga Inggris. Posisi ketiga mereka digeser oleh Villa dengan raihan 32 poin. Terpaut dua poin dari Man City.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
