Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Oktober 2023 | 21.14 WIB

Manchester United Menghadapi Potensi Eksodus Terkait Penanganan Kasus Mason Greenwood dan Antony

Old Trafford sebagai markas Manchester United. Setan Merah berpotensi menghadapi eksodus sejumlah Mason Greenwood dan Anthony. (sportbible) - Image

Old Trafford sebagai markas Manchester United. Setan Merah berpotensi menghadapi eksodus sejumlah Mason Greenwood dan Anthony. (sportbible)

JawaPos.com – Manchester United menghadapi potensi eksodus para staf setelah dugaan 'kekecewaan' atas penanganan klub terhadap kasus Mason Greenwood dan Antony.

Greenwood menjadi subjek penyelidikan internal Man United awal tahun ini atas perilakunya yang melakukan tindak kekerasan terhadap kekasihnya.

Penyerang tersebut ditangkap pada Januari 2022 karena dicurigai melakukan pemerkosaan dan penyerangan, dan kemudian didakwa dengan percobaan pemerkosaan. Dia juga terlibat dalam perilaku pengendalian dan pemaksaan, serta penyerangan yang menyebabkan cedera tubuh pada Oktober lalu.

Setelah penangkapannya, dakwaan dihentikan oleh Crown Prosecution Service (CPS) pada Februari 2023, yang menyatakan bahwa kombinasi dari penarikan saksi kunci dan materi baru yang terungkap berarti 'tidak ada lagi prospek hukuman yang realistis'.

Sementara investigasi internal menyimpulkan bahwa Greenwood akan melanjutkan kariernya jauh dari Old Trafford, sebuah keputusan yang diambil berdasarkan persetujuan bersama.

Dia kemudian menandatangani kontrak dengan klub La Liga, Getafe, dengan status pinjaman pada hari batas waktu transfer.

Sebelum pengumuman keputusan Man United, The Athletic mengklaim bahwa Setan Merah akan membawa Greenwood kembali ke tim utama, dan CEO Richard Arnold akan merekam video untuk menjelaskan alasan di balik keputusan mereka.

Pada saat itu, manajemen Man United menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai Greenwood belum tercapai.

Sementara Antony sedang diselidiki oleh Polisi Greater Manchester atas tuduhan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan kepada mantan pacarnya. Pemain sayap itu berulang kali membantah tuduhan tersebut.

Dalam pernyataan klub bulan lalu, Man United menegaskan bahwa mereka telah setuju Antony akan diberikan cuti, walau mendapatkan gaji penuh setelah jeda internasional. Kebijakan itu diambil dengan tujuan 'untuk mengatasi tuduhan tersebut'.

Namun, pemain Brasil ini telah kembali berlatih dan bertanding kompetitif untuk tim asuhan Erik ten Hag.

Dalam pernyataan terpisah, Man United mengatakan: “Sebagai majikan Antony, Manchester United telah memutuskan bahwa dia akan melanjutkan pelatihan di Carrington, dan bersedia untuk diseleksi. Sementara penyelidikan polisi terus dilakukan.”

"Ini akan terus ditinjau sambil menunggu perkembangan lebih lanjut dalam kasus ini."

Kini, Daily Mail mengklaim bahwa staf di Man United telah 'secara aktif mencari pekerjaan baru' setelah 'kekecewaan' dengan cara klub menangani kedua kasus tersebut.

Mereka menuduh bahwa sejumlah staf berada pada kondisi yang 'sangat surut' sebagai dampaknya, dan mereka menganggap telah terjadi 'salah urus' dalam kedua kasus tersebut.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore