
Eden Hazard (AFP)
JawaPos.com - Lionel Messi memenangi predikat pemain terbaik dunia kali keenam pada usia 32 tahun. Cristiano Ronaldo juga memenangi pemain terbaik dunia kelimanya pada usia 32 tahun.
Tapi, di usia yang sama, Eden Hazard menyerah dan memutuskan gantung sepatu.
Dalam pernyataan terbuka kemarin (10/10), mantan pemain Chelsea dan Real Madrid itu merasa tubuhnya tidak sanggup lagi untuk diajak kompromi.
Ketika kontraknya diputus Real musim panas lalu, pemilik julukan The Snake itu menepi selama 500 hari karena cedera engkel, hamstring, flu, retak fibula, hingga terjangkit Covid-19.
”Kita harus mendengarkan tubuh Anda untuk berhenti di saat yang tepat,” ungkapnya.
Eden Hazard mengonfirmasi keputusan pensiunnya dalam unggahan di Instagram dan mengatakan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri kariernya.
Penyerang Belgia ini sudah tanpa klub semenjak meninggalkan Real Madrid musim panas kemarin.
Hazard dikabarkan mendapat beberapa tawaran untuk melanjutkan kariernya di tempat lain, namun legenda Chelsea ini lebih memilih untuk gantung sepatu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
