GLYN KIRK/AFP MENYERAH DENGAN KEADAAN: Stamford Bridge, kandang Chelsea, bakal punya pemilik baru seandainya Roman Abramovich resmi menjual The Blues dalam pekan ini.
JawaPos.com - Istanbul bukan hanya kota venue final Liga Champions yang dimenangi Manchester City (11/6). Melainkan juga rumah kedua bagi mantan bos Chelsea Roman Abramovich.
Dua dekade berlalu sejak Abramovich membeli Chelsea dengan GBP 240 juta (Rp 4,5 triliun). Harganya naik berkali-kali lipat ketika Abramovich menjual Chelsea kepada pengusaha Amerika Serikat Todd Boehly, GBP 4,25 miliar (Rp 79,4 triliun), setahun lalu.
Angka penjualan yang nyaris menyentuh 18 kali lipat itu seolah membuat Abramovich mereguk keuntungan besar. Padahal, pengusaha Rusia berjuluk Roman Emperor itu sejatinya melepas Chelsea karena keterpaksaan. Konflik Rusia-Ukraina membuat Abramovich terusir dari Inggris.
Yang membuat Abramovich merana, hidupnya seperti hampa karena tanpa sepak bola. Apalagi, Chelsea bersama Boehly tampil sangat buruk sepanjang musim lalu. Yang paling mencolok adalah finis peringkat ke-12 Premier League. Selama memimpin Chelsea, Abramovich tidak pernah menempatkan Chelsea di posisi sememalukan itu.
Seperti dilansir Mirror, Abramovich kini kerap menyempatkan beberapa hari dalam sepekan, terutama akhir pekan, di Istanbul. Pria 57 tahun itu ternyata memiliki mansion mewah di dekat Benteng Anadoluhisar.
Abramovich menyewanya GBP 40 ribu (Rp 747 juta) per bulan dari pemain pasar saham Ahmet Okumus sejak akhir tahun lalu. Okumus membeli properti itu GBP 20 juta (Rp 373,6 miliar) lebih dari sedekade lalu.
Lantaran final Liga Champions antara City versus Inter Milan digeber akhir pekan lalu, sangat mungkin Abramovich tengah menikmati pertandingan di mansion sewaan tersebut. ”Hanya beberapa jam setelah City juara, tempat itu (mansion Abramovich, Red) tidak ada tanda-tanda kehidupan,” tulis Mirror.
Selain di mansion, Abramovich mungkin berada di yacht miliknya, The Solaris, yang biasanya terparkir di resor Laut Aegean, dekat Kota Bodrum.
Di Turki, Abramovich juga berbisnis properti. Institut Statistik Turki mencatat, Abramovich membuat lebih dari 16.300 transaksi properti tahun lalu. Meningkat pesat dari 5.300 pada dua tahun lalu. Selain itu, jumlah bisnis yang didaftarkan mengalami perkembangan hingga 800 persen pada tahun lalu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
