
Photo
JawaPos.com – Dahsyat. Itulah gambaran yang bisa diberikan kepada Atalanta. Baru kali pertama sepanjang sejarah tembus ke fase knockout Liga Champions, mereka langsung tampil ganas menyingkirkan Valencia dengan agregat telak 8-4 untuk melaju ke perempat final.
Setelah pada leg pertama mereka menang 4-1 (19/2), Atalanta kembali menang pada leg kedua dini hari tadi. Mereka menang 4-3 atas tuan rumah Valencia dan gelandang serang asal Slovenia Josip Ilicic jadi bintang utama dengan empat golnya.
Ilicic yang berusia 32 tahun itu menjadi pahlawan Atalanta dengan gol-gol yang diciptakannya pada menit ketiga melalui penalti, 43-penalti, 71, dan 82. Sedangkan gol-gol Valencia dibukukan oleh Kevin Gameiro pada menit ke-21 dan 51, serta satu gol dari Ferran Torres.
Dengan empat gol itu, menjadikan Ilicic sebagai pemain tertua yang bisa mencetak empat gol dalam satu pertandingan Liga Champions. Performanya musim ini juga dahsyat dengan 21 gol dari 29 pertandingan.
”Saya semakin tua, permainan saya juga semakin baik. Saya bersenang-senang. Saya ini tetap seperti ini dan menikmati sepak bola. Sangat disayangkan karena tidak ada fans di sini, tapi kami menghibur mereka dan akan melakukan perayaan d kota kami,” kata Ilicic sebagaimana dikutip Football Italia.
Pertandingan baru berlangsung kurang dari dua menit saat Atalanta mendapat hadiah penalti. Pergerakan Josip Ilicic di sisi kanan kotak penalti tuan rumah dihentikan Mouctar Diakhaby dengan tekel yang membuat wasit Ovidiu Hategan menunjuk titik putih.
Tinjauan VAR mengonfirmasi keputusan sang pengadil, dan Ilicic yang bertindak sebagai algojo sukses menunaikan tugasnya untuk membuka keunggulan La Dea.
Valencia kemudian balas mengancam melalui upaya Rodrigo yang menerima operan dari Geoffrey Kondogbia, tetapi sepakan jarak jauhnya masih dapat diantisipasi kiper Sportiello.
Gol yang dinantikan tuan rumah baru tercipta pada menit ke-21. Bola berhasil dicuri Valencia dari penguasaan tim Atalanta di lini tengah, dan Rodrigo mengirim umpan terobosan yang selanjutnya dapat dikonversi Kevin Gameiro untuk menjadi gol penyama kedudukan.
Atalanta memiliki dua peluang untuk kembali memimpin dari sundulan Mario Pasalic dan sepakan melambung Alejandro Gomez, sebelum mereka mengonversi keunggulan satu gol menjelang turun minum.
Kali ini, Diakhaby dinilai wasit mengenai bola dengan tangannya. Ilicic kembali menjadi eksekutor, dan kembali sukses menaklukkan kiper Jasper Cillessen.
Setelah turun minum, Atalanta memiliki peluang bagus untuk menambah keunggulan. Tetapi sepakan keras Remo Freuler membentur tiang gawang.
Tidak lama berselang justru Valencia yang mampu menyamakan kedudukan. Umpan silang akurat Ferran Torres dari sisi kanan ditanduk dengan sempurna oleh Gameiro untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Setelah itu Los Che berbalik unggul untuk pertama kalinya. Ferran Torres berlari mengejar umpan terobosan dari Daniel Parejo, ia kemudian berlari dan melepaskan sepakan cungkil untuk membuat bola melambung melewati kiper Sportiello yang maju untuk menutup ruang tembak.
Tidak lama kemudian justru Ilicic yang mengukir trigol untuk mengubah skor kembali imbang, kali ini 3-3. Dari satu skema serangan balik, Ilicic mengoperkan bola kepada Duvan Zapata di sisi kanannya, ia kemudian mengirimkan bola kembali kepada Ilicic untuk diteruskan dengan sepakan keras kaki kiri menembus gawang tuan rumah.
Seolah belum puas mengemas trigol, Ilicic mengukir gol keempatnya menjelang pertandingan usai. Pergerakan operan mulus berujung pada Freuler memainkan operan satu-dua dengan Zapata di tepi kotak penalti, sebelum menyodorkannya untuk diselesaikan menjadi gol oleh Ilicic yang tidak terkawal.
”Atalanta membuktikan dirinya di lapangan mala mini. Jadi, para pemain bukan hanya akan berada dalam sejarah Atalanta, melainkan juga sejarah Italia dan sepak bola Eropa,” kata Luca Percassi, wakil Presiden Atalanta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
