
Gol Kevin de Bruyne menentukan kesuksesan Belgia di laga versus Brasil.
Babak Pertama
JawaPos.com - Permainan terbuka langsung diperagakan pasukan Brasil maupun Belgia sejak awal pertandingan. Brasil cenderung lebih agresif dalam menekan pertahanan Belgia. Sementara Belgia coba meredamnya dengan banyak menguasai bola.
Kembalinya Marcelo di pos bek kiri Selecao memang memberikan perbedaan dalam intensitas seragan. Dia lebih banyak membantu serangan dengan umpan-umpan silang dan tusukan yang tajam.
Belgia membalas dengan sebuah tekanan berbahaya satu menit kemudian. Setelah tendangan Hazard diblok, bola rebound dimanfaatkan dengan sebuah sepakan jarak jauh oleh Chadli. Bola hanya mengarah ke samping tiang gawang.
Tekanan yang dilakukan Belgia akhirnya membuahkan hasil. Meski bukan berasal dari pemain mereka sendiri. Karena gol yang terjadi dilakukan oleh Fernandinho yang salah mengantisipasi umpan tendangan sudut. Belgia unggul 1-0 di menit 13.
Tensi dan tempo pertandingan seketika meningkat. Brasil setidaknya mampu melakukan dua tendangan yang tepat mengarah ke gawang dalam tempo 10 menit kemudian. Namun, penampilan Thibaut Courtois masih mampu menggagalkan semua peluang apik Selecao tersebut.
Justru Belgia yang kembali mencetak gol. Berawal dari sebuah serangan balik yang dirancang Romelu Lukaku, bola kemudian beralih dikuasai Kevin de Bruyne. Pertahanan Brasil tak menerapkan pressure ketat terhadap gelandang Manchester City tersebut.
Alhasil, De Bruyne pun memiliki ruang tembak yang sangat luas. Sebuah tendangan keras De Bruyne akhirnya bersarang ke sudut gawang Allison. Brasil kembali tertinggal dari Belgia. Hasil ini bertahan hingga akhir babak pertama.
Babak Kedua
Tertinggal dua gol membuat Brasil tak punya pilihan selain berusaha tampil lebih agresif. Hal ini terlihat langsung di atas lapangan. Brasil sudah langsung membuat Belgia fokus di wilayah pertahanan sendiri sejak awal babak kedua.
Dengan kondisi ini, Belgia pun lebih fokus ke pertahanan mereka. Ada sekitar 8-9 pemain Belgia yang berada di area kotak penalti saat ditekan Brasil. Menyisakan Romelu Lukaku sendiri di depan untuk melakukan serangan balik.
Peluang apik sempat diciptakan Marcelo pada menit 50. Bek kiri yang aktif membantu serangan ini mengirim umpan silang mendatar ke depan gawang Belgia. Sayang, reaksi Firmino sedikit terlambat dalam menyambut umpan Marcelo.
Lima menit kemudian, skill individu Gabriel Jesus mampu memberikan ancaman bagi gawang Courtois. Sempat dijatuhkan oleh Kompany, namun wasit tak memutuskan tendangan penalti bagi Brasil.
Belgia yang praktis hanya mengandalkan serangan balik mampu membuat fans Brasil waswas. Pasalnya, Eden Hazard sempat melakukan solo run saat laga memasuki menit 60. Beruntung sepakan Hazard hanya melintas di depan gawang Brasil.
Menit 73, Tite melakukan perubahan dengan memasukkan Renato Augusto menggantikan Paulinho. Tite tampaknya ingin menambah daya gedor dengan menurunkan Augusto yang punya naluri menyerang lebih tinggi.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
