
Perjalanan Liverpool musim ini bisa jadi bagian dari siklus 10 tahunan di Liga Champions.
JawaPos.com - Real Madrid memang masih kokoh sebagai satu-satunya klub Eropa yang meraih trofi Liga Champions paling banyak. Sepanjang sejarah gelaran kompetisi yang dulu bernama Piala Champions ini, Los Blancos sudah mengoleksi 11 trofi. Dua di antaranya diraih secara beruntun pada dua musim ke belakang.
Namun demikian, ketika berbicara sejarah, Real Madrid justru punya peran dalam 'memberi' trofi Liga Champions bagi Liverpool. Tim yang akan dihadapi di final Liga Champions di Stadion Olimpiyskyi, Kyiv, Ukraina, Minggu (27/5) dini hari nanti. Madrid menjadi awal dari siklus 10 tahunan saat Liverpool juara Liga Champions.
Kembali ke masa awal era Liga Champions pada dekade 1950-an, di mana Real Madrid menjadi penguasa dengan lima trofi beruntun. Salah satunya diraih Los Blancos pada 1958.
Berselang 10 tahun kemudian, 1968, Manchester United menorehkan sejarah sebagai klub Inggris pertama yang mampu meraih trofi kompetisi paling elite di Benua Biru. Berjarak satu dekade berikutnya, Liverpool pun sukses meraih trofi kedua mereka sepanjang sejarah Liga Champions pada 1978.
Maju ke dekade 1990-an, Madrid kembali menjadi penguasa Liga Champions pada 1998. Diikuti oleh Manchester United dengan jarak yang sama, 10 tahun kemudian. Kini, 10 tahun setelah Setan Merah menjadi juara Liga Champions, Liverpool tampil di partai final.
Boleh jadi ini hanya sebuah kebetulan. Tapi boleh jadi juga ini adalah sebuah siklus 10 tahunan yang terjadi saat ada angka '8' di belakang tahun. Setidaknya ini menjadi sebuah fakta menarik yang semakin meramaikan atmosfer final Liga Champions musim ini.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
