
Liverpool berada di bawah naungan dua fenomena dunia untuk meraih trofi Liga Champions.
JawaPos.com - Pertandingan penutup dari seluruh kompetisi di Benua Eropa bakal segera tersaji Minggu (27/5) dini hari nanti. Final Liga Champions merupakan laga pamungkas seluruh kompetisi Eropa. Kali ini, akan mempertemukan juara bertahan Real Madrid yang ditantang Liverpool.
Madrid yang tertatih-tatih di ajang La Liga, justru tampil cukup trengginas di Liga Champions. Di antaranya dengan menyingkirkan Juventus di perempat final dengan agregat tipis 4-3. Kepastian lolosnya Madrid ke semifinal saat itu pun didapat pada menit akhir laga kedua melalui penalti Cristiano Ronaldo.
"Ini akan menjadi final terberat yang pernah kami jalani," ucap pelatih Madrid, Zinedine Zidane di laman UEFA. "Karena itu kami harus berada di kondisi terbaik, di seluruh level bukan hanya fisik. Mereka (Liverpool) adalah tim Inggris, yang tidak akan mudah menyerah, tapi mereka juga tak akan terlalu mengandalkan kemampuan fisik. Liverpool juga bagus di segi teknik, ditambah dengan kecepatan dan kemampuan individu para pemainnya."
Penampilan Liverpool di Liga Champions musim ini memang patut dicemaskan kubu Madrid. Tampil dengan gaya permainan menyerang yang khas, The Reds telah membukukan rekor sebagai tim tersubur dalam satu musim Liga Champions dengan 46 gol. Bahkan, sepanjang tampil di Liga Champions, The Red hanya pernah sekali kalah saat memastikan diri lolos ke final di kandang AS Roma.
"Pengalaman sangatlah penting, sehingga saya yakin Madrid akan lebih percaya diri dibanding kami. Tapi tidak tidak masalah, karena pertandingan tak akan berakhir di sana, itu hanyalah permulaan. Kami adalah Liverpool, bukan hanya sebuah tim sepak bola yang bagus, tapi ada dalam DNA kami untuk selalu meraih hal terbaik," tegas pelatih Liverpool, Jurgen Klopp.
Tak hanya soal DNA, Liverpool pun seolah didukung oleh semesta untuk meraih trofi Liga Champions keenam mereka tahun ini. Seolah deja vu ke masa lalu, kesuksesan Liverpool di Liga Champions seiring dengan dua kejadian penting yang muncul di tahun yang sama.
Pada 1981, saat Liverpool meraih trofi Liga Champions yang ketiga, Madrid adalah tim yang mereka kalahkan di partai final. Di tahun yang sama, Kerajaan Inggris pun melakukan pesta besar Royal Wedding saat Pangeran Charles menikahi Putri Diana. Masih di tahun yang sama, nun jauh di Malaysia, Mahathir Mohamad terpilih sebagai Perdana Menteri.
Kini, 37 tahun kemudian, dua kondisi yang sama kembali terjadi. Inggris melakukan Royal Wedding saat Pangeran Harry, putra kedua Pangeran Charles, menikahi Meghan Markle. Tak selang berapa lama, Mahathir Mohamad memenangi pemilu di Malaysia untuk terpilih kembali sebagai Perdana Menteri.
Jangan lupa juga, saat Liverpool juara pada 1981, ada empat semifinalis dari empat negara berbeda. Saat itu ada wakil Inggris, Italia, Spanyol, dan Jerman. Persis dengan yang terjadi pada semifinal tahun ini saat Liverpool (Inggris) berhadapan dengan AS Roma (Italia) dan Real Madrid (Spanyol) bertemu Bayern Munchen (Jerman).
Dari sejumlah fenomena tersebut, kini yang masih belum terjadi adalah Liverpool juara Liga Champions. Terlepas dari hitung-hitungan tersebut kalau melihat penampilan The Reds sepanjang Liga Champions musim ini, yang hanya sekali kalah, memang cukup pantas diganjar dengan gelar juara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022