
Cristiano Ronaldo telah mencetak 9 gol ke gawang Bayern Muenchen
JawaPos.com - Satu laga lagi, Real Madrid bakal melangkah ke final Liga Champions 2017-2018. Dengan syarat, menang atau menahan imbang Bayern Muenchen di Santiago Bernabeu, Rabu (2/5) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo diharapkan bisa menuntaskan ambisi Los Merengues ke final. Maklum saja, kapten Timnas Portugal itu memiliki pengalaman indah setiap bersua Bayern.
Ronaldo memang tetap menjadi tumpuan pelatih Zinedine Zidane untuk membawa Madrid ke final. Ambisi Los Merengues bukan hanya final saja, melainkan mempertahankan gelar juara. Motivasi para pemain Madrid tengah tinggi untuk mengukir rekor menjadi tim pertama yang mencatat hat-trick juara di era Liga Champions.
Di pentas Liga Champions, Ronaldo memang seolah tampil beda. Dia selalu bersemangat dan ngotot untuk bisa membobol gawang lawan. Saat ini, dia telah mengoleksi 15 gol dan berpeluang besar menyabet predikat top skorer.
Tak hanya itu, Ronaldo juga cukup akrab dengan gawang Bayern. Dari 7 kali menghadapi Bayern - semua bersama Madrid - Ronaldo mampu mencetak 9 gol. Hebatnya, setiap Ronaldo membobol gawang Bayern, Madrid selalu meraih kemenangan. Musim lalu di Santiago Bernabeu pada leg kedua perempat final, Ronaldo mencetak hat-trick saat Madrid menang 4-2 dan memastikan lolos ke semifinal dan akhirnya juara.
Kondisi Ronaldo dipastikan bugar. Pasalnya, pada akhir pekan lalu saat Madrid menang 2-1 atas Leganes, Ronaldo sengaja disimpan. Sebelumnya, dia selalu mencetak gol dalam delapan pertandingan di La Liga yang dilakoninya tanpa putus. Saat ini, dia sudah mengoleksi 24 gol di La Liga.
Berdasar itu, sah-sah saja Zidane dan Madrid berharap banyak pada Ronaldo. Ketajamannya diyakini bakal menuntaskan langkah Madrid untuk melaju ke final Liga Champions musim ini.
Madrid sendiri dipastikan dalam kondisi bugar. Selain Ronaldo, sejumlah pemain pilar juga diistirahatkan dalam laga kontra Leganes seperti Keylor Navas, Marcelo, Luka Modric, dan Lucas Vazquez. Toni Kroos baru dimainkan pada menit 62. Demikian pula Marco Asensio.
Gelandang kreatif Isco memang tak bisa dimainkan lantaran cedera yang dialaminya pada leg pertama belum pulih. Kendati begitu, Zidane tak terlalu khawatir. Dia masih memiliki Gareth Bale, Lucas Vazquez, dan Asensio. Satu di antara mereka bakal dimainkan sebagai starter untuk menemani Ronaldo dan Karim Benzema di lini depan.
Sementara itu, absennya Dani Carvajal yang juga mengalami cedera, bisa digantikan oleh Nacho Fernandez. So, tak ada yang dikhawatirkan oleh Zidane. Meski begitu, arsitek asal Prancis itu tetap mewaspadai Bayern yang diyakini akan tampil terbuka demi mengejar defisit gol. Untuk menjaga agar para pemainnya tak terlena dengan kemenangan 2-1 pada leg pertama, dia meminta Ronaldo cs memperlakukan laga nanti laiknya pertandingan final.
"Kami butuh lebih dari kerja keras untuk menuntaskan ambisi ke final. Kami hanya berpikir untuk bisa meraih kemenangan, kami sama sekali tak berpikir hanya meraih hasil seri. Kami akan agresif sejak awal dan mencetak gol cepa," sebut Zidane seperti dilansir Uefa.com.
Madrid punya tren apik saat menjamu Bayern. Dari 12 kali meladeni Bayern di Santiago Bernabeu, Madrid mampu menang 9 kali, seri 1 kali, dan hanya kalah 2 kali. Bahkan, dari 6 pertemuan terakhir menjamu Bayern di Santiago Bernabeu, Madrid selalu meraih kemenangan.
Di satu sisi, bagi Bayern tak ada pilihan lain untuk bermain menyerang sejak awal. Kalah di Allianz Arena pada semifinal leg pertama memang menyakitkan. Namun, pelatih Jupp Heynckes masih percaya bisa membawa Bayern ke final dengan cara membalikkan keunggulan Madrid.
"Kami akan bermain menyerang. Itu merupakan DNA Bayern. Meski bermain di kandang Madrid, kami tetap akan memeragakan permainan terbuka," sebut Heynckes.
Bayern memang bisa dibilang dalam posisi terpojok. Mereka harus bisa menaklukkan Santiago Bernabeu untuk bisa melaju ke final. Hal yang butuh kerja keras mengingat pada 6 kunjungan terakhir ke kandang Madrid, Bayern selalu kalah (adu penalti tidak dihitung). Selain itu, dalam dua perjumpaan terakhir di fase knock-out Liga Champions, Bayern selalu disingkirkan Madrid.
Toh, Bayern tetap masih punya peluang. Robert Lewandowski cs bisa belajar dari keberhasilan Juventus mencetak 3 gol di Santiago Bernabeu sebelum disingkirkan penalti Ronaldo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
