
Real Madrid tak pernah menderita kekalahan setiap dimpimpin wasit Felix Brych.
JawaPos.com - Saat UEFA menunjuk Felix Brych sebagai wasit final Liga Champions 2016-2017, kubu Real Madrid mungkin langsung menebar senyum. Bagaimana tidak, mereka nyaris selalu dinaungi keberuntungan bersama pria asal Jerman itu.
Selama enam pertandingan dipimpin Brych, Real Madrid mencatat hasil empat kemenangan, dua kali seri, dan tanpa kekalahan. Sembilan kartu kuning keluar dari saku Brych untuk para pemain El Real, dan 11 untuk tim lawan. Bahkan, dua pemain dari tim lawan pernah merasakan diganjar kartu kuning kedua alias kartu merah oleh Brych.
Keempat kemenangan El Real diraih masing-masing 1-0 atas Atletico Madrid (perempat final 2014-2015), 2-0 di kandang FC Koebenhavn (Grup B 2013-2014), 3-0 di markas APOEL Nicosia (perrempat final 2011-2012), dan 4-0 dari Tottenham Hotsput (perempat final 2010-2011).
Sementara, dua hasil imbang diraih saat bertandang ke AC Milan dengan skor 1-1 pada fase grup musim 2009-2010 serta saat menjamu Manchester United dengan skor serupa pada babak 16-besar musim 2012-2013.
Sementara untuk Juventus, Brych sebenarnya tak banyak merugikan. Namun, mereka pernah sekali merasakan kekalahaan saat dipimpin wasit berpaspor Jerman itu. Catatan Juventus dalam tiga kesempatan dipimpin Brych adalah dua kali menang dan sekali kalah.
Brych pun hanya pernah mengganjar 7 kartu kuning untuk pemain Juventus dalam tiga kesempatan itu. Sementara, untuk tim yang menjadi lawan Juventus, Brych mengeluarkan 9 kartu kuning serta sekali kartu merah tak langsung.
Dua kemeangan yang diraih Juventus bersama Brych adalah 2-0 di kandang FC Porto pada leg pertama babak perempat final Liga Champions musim ini. Lalu saat unggul 1-0 kala menjamu Manchester City di fase grup musim lalu. Satu-satunya kekalahan diderita saat bertandang ke markas Atletico Madrid dengan skor 0-1 pada fase grup musim 2014-2015.
Dengan catatan di atas, wajar jika Real Madid cukup percaya diri menyambut duel melawan Juventus pada final di Stadion Millenium, Cardiff, Sabtu (3/6). Jika tuah kepemimpinan Brych masih berlaku, berarti Real Madrid berpeluang meraih hasil positif di partai puncak.
Namun, tentunya Brych tak akan mengacu kepada catatan sejarah saat memimpin partai final pertamanya di Liga Champions. Selama ini, pria berusia 41 tahun tersebut memang baru sekali mengawal laga puncak di kompetisi Eropa, tapi hanya final Liga Europa saat Sevilla menghadapi Benfica pada 2014.
Satu hal menarik dari Brych adalah gelar Doktoral yang dimilikinya. Namanya pun wajib terselip gelar Dr. Felix Brych. Dia adalah Doktor di bidang hukum. Selain berprofesi sebagai wasit, Brych juga seorang pengacara keuangan. Tesis doktoralnya adalah tentang olahraga.
Pada final malam nanti, Brych bakal dibantu dua asisten wasit, Stefan Lupp dan Mark Borsch. Tambahan asisten wasit Bastian Dankert dan Marco Fritz. Serta Rafael Foltyn. Ditambah Fourth Official Milorad Mazic. (ira/JPG)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
