
Lionel Messi tak berkutik di kandang Paris Saint-Germain
JawaPos.com - Tampil mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 57%, Barcelona justru kalah 0-4 saat melawat ke kandang Paris Saint-Germain, Rabu (15/2) dini hari WIB. Kekalahan pada leg pertama babak 16-besar Liga Champions itu membuat langkah Barcelona untuk melaju ke babak berikutnya menjadi berat.
Bermain di Parc des Princes, PSG hanya melakukan penguasaan bola mencapai 43%. Namun, mereka begitu garang karena lebih banyak melakukan serangan. Tim asuhan Unai Emery itu mengandalkan kecepatan Angel Di Maria, Julian Draxler, dan Edinson Cavani untuk lebih banyak melakukan serangan balik.
Tercatat, PSG mampu melepaskan 12 tembakan dengan 10 di antaranya tepat sasaran. Dari 10 tembakan on target, 4 di antaranya berbuah gol. Barcelona sendiri hanya mampu melepaskan 5 tembakan dan hanya 1 yang tepat sasaran.
Bagi Barcelona sendiri, ini adalah kekalahan terbesar pertama dalam laga tandang di Liga Champions sejak 2013. Selain itu, untuk pertama kali pula Blaugrana - julukan Barcelona, kebobolan 4 gol sejak 2013.
Sementara itu, bagi PSG, ini untuk pertama kali bisa menang besar atas Barcelona dan tak kebobolan alias clean sheet. Sebelumnya mereka pernah menang 2-1 dan 3-2 saat bersua Blaugrana. Total, dari 10 pertemuan kontra Barcelona, kini PSG menang 3 kali, seri 3 kali, dan kalah 4 kali.
Kemenangan ini juga membuat PSG berpeluang untuk lolos dari hadangan Barcelona di fase knock-out. Maklum saja, dalam dua perjumpaan di fase ini sebelumnya, PSG selalu tersingkir. Pertama pada 2012-2013, PSG kalah agresif dalam hal gol tandang dari Barcelona di perempat final. Kemudian pada 2014-2015, PSG juga tersingkir di perempat final setelah kalah agregat 1-5 dari Barcelona.
Les Parisiens - julukan PSG, langsung tancap gas dengan mengutamakan serangan balik sejak menit awal. Mereka membuka rekening gol pada menit 18 lewat tendangan bebas Edinson Cavani. Lima menit sebelum turun minum, PSG menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah Julian Draxler membobol gawang Marc-Ander ter Stegen usai menerima assist dari Marco Verratti.
Pada babak kedua, PSG tetap kalah dalam penguasaan bola. Namun, mereka lebih banyak menyerang lewat counter attack. Di Maria menjadi momok pertahanan Blaugrana. Umpan dari Draxler pada menit 55 berhasil dikonversi menjadi gol. PSG pun unggul 3-0.
Pesta gol PSG ditutup oleh bomber asal Uruguay, Cavani. Dia mengoyak jala gawang Barcelona lewat tendangan kaki kanan usai memanfaatkan umpan dari Thomas Meunier. PSG unggul 4-0 dan bertahan hingga akhir laga.
Ada fakta menarik terkait kegemilangan Di Maria. Setiap dia mencetak gol di laga kompetitif bersama PSG, maka PSG tak pernah kalah dengan perincian 17 kali menang dan 1 kali seri. Mantan winger Real Madrid dan Manchester United itu benar-benar menjadi joker bagi Les Parisiens.
Dalam laga kali ini juga, trio MSN (Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar) yang dimainkan sejak menit pertama tak berkutik. Ketiganya sulit melepaskan dari kawalan ketat defender PSG.
Menariknya, dalam sejarah Liga Champions, tak ada tim yang bisa lolos ke babak selanjutnya setelah kalah 0-4 pada leg pertama. Artinya, tak ada tim yang mampu menang dengan selisih 5 gol saat melakoni laga leg kedua setelah kalah 0-4. Berdasar sejarah, peluang Barcelona untuk melaju ke perempat final menjadi tipis.
Susunan Pemain
Paris Saint-Germain: 1-Kevin Trapp, 3-Presnel Kimpembe, 5-Marquinhos, 12-Thomas Meunier, 20-Layvin Kurzawa, 6-Marco Verratti (24-Nkunku 70'), 11-Ángel Di María (7-Lucas 61'), 14-Blaise Matuidi, 23-Julian Draxler (10-Javier Pastore 86'), 25-Adrien Rabiot, 9-Edinson Cavani
Pelatih: Unai Emery
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
