Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Maret 2026 | 02.27 WIB

Efektivitas Set Piece Bawa Arsenal Menjauh dari Kejaran Rival

Pelatih Arsenall Mikel Arteta. (Dok Arsenal FC)

JawaPos.comArsenal kembali menunjukkan bahwa bola mati bukan sekadar variasi serangan, melainkan senjata utama dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Menghadapi Chelsea di Emirates Stadium, The Gunners menang 2-1 lewat dua gol hasil situasi sepak pojok.

Secara permainan, laga berjalan cukup ketat. Arsenal tidak sepenuhnya dominan, sementara Chelsea sempat memberikan tekanan, terutama sebelum gol kedua tercipta.

Namun seperti yang sudah sering terjadi musim ini, detail kecil menjadi pembeda dan Arsenal sangat efektif memanfaatkannya. Gol pembuka lahir dari skema yang terorganisir rapi. Umpan sepak pojok mengarah ke tiang jauh, bola disundul kembali ke tengah sebelum disambar William Saliba menjadi gol.

Skema itu kembali membuahkan hasil saat Jurrien Timber menanduk kiriman Declan Rice untuk memastikan kemenangan. Tambahan tiga poin membuat Arsenal kembali unggul lima angka di puncak klasemen. Meski memainkan satu laga lebih banyak dari pesaing terdekat, posisi mereka tetap stabil dan konsisten.

Statistik mempertegas keunggulan Arsenal dalam bola mati. Mereka telah mencetak 16 gol dari situasi sepak pojok di Liga Inggris musim ini angka tertinggi dibanding tim lain dan menyamai rekor satu musim kompetisi. Sembilan di antaranya bahkan menjadi gol penentu kemenangan.

Pelatih Mikel Arteta menegaskan bahwa efektivitas adalah bagian penting dalam sepak bola modern. Menurut dia, tidak semua pertandingan bisa dimenangkan dengan permainan terbuka yang mengalir. Ada kalanya tim harus sabar, disiplin, dan memaksimalkan peluang dari bola mati.

Di sisi lain, beberapa pengamat menilai Arsenal belum selalu tampil meyakinkan dari segi permainan terbuka. Namun hasil tetap berbicara. Dengan sembilan pertandingan tersisa, konsistensi menjadi faktor utama.

Bek Gabriel juga kembali menunjukkan peran pentingnya dalam skema bola mati. Pergerakan dan kemampuannya memenangkan duel udara kerap membuka ruang bagi rekan setim.

Organisasi yang terlatih serta koordinasi saat bola masuk ke kotak penalti membuat Arsenal sulit dihentikan dalam situasi tersebut. Menuju fase akhir musim, Arsenal mungkin tidak selalu tampil spektakuler.

Namun dalam persaingan gelar, efektivitas sering kali lebih menentukan dibanding estetika. Sejauh ini, Arsenal tahu persis bagaimana memanfaatkan keunggulan mereka.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore