
Pemain Real Madrid Vinicius Junior berbicara dengan Pelatih Benfica Jose Mourinho dalam pertandingan Liga Champions 2025/2026. (Getty Images/Octavio Passos)
JawaPos.com - Langkah tegas diambil Real Madrid terkait dugaan aksi rasial yang dialami Vinicius Junior dalam pertandingan melawan Benfica pada leg pertama play-off Liga Champions.
Klub raksasa asal Spanyol itu resmi menyerahkan sejumlah bukti kepada UEFA untuk mendukung proses investigasi yang kini tengah berjalan.
Dalam pernyataan resminya yang dirilis klub Kamis (19/2/2026), Real Madrid menyampaikan telah mengirimkan seluruh materi yang dimiliki kepada UEFA.
Bukti tersebut berkaitan dengan insiden yang terjadi saat laga kontra Benfica pada Selasa (17/2) lalu di ajang Liga Champions.
Insiden bermula setelah Vinicius Junior mencetak gol pada menit ke-50. Usai membobol gawang lawan, winger asal Brasil itu melakukan selebrasi tarian di dekat bendera sepak pojok. Namun, selebrasi tersebut dianggap berlebihan oleh wasit dan berujung kartu kuning.
Situasi di lapangan kemudian memanas. Vinicius terlihat tidak terima dengan keputusan tersebut dan sempat melayangkan protes. Ketegangan semakin meningkat ketika ia melaporkan dugaan ucapan bernada rasis dari pemain Benfica, Gianluca Prestianni.
Sejumlah laporan media Eropa menyebutkan adanya dugaan ejekan bernada rasial yang diarahkan kepada Vinicius dalam adu argumen usai gol tercipta.
Merasa menjadi korban pelecehan, Vinicius sempat berjalan menuju bangku cadangan dan menunjukkan sikap enggan melanjutkan pertandingan sebagai bentuk protes.
Kericuhan tak hanya terjadi di dalam lapangan. Adu argumen juga sempat berlangsung di area teknis kedua tim. Atmosfer pertandingan berubah tegang, memaksa perangkat laga mengambil tindakan tegas demi meredam situasi.
Real Madrid menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh investigasi yang dibuka UEFA.
Klub berharap proses ini berjalan transparan dan memberikan kejelasan atas dugaan tindakan rasisme tersebut. Kasus ini kembali menyoroti isu diskriminasi dalam sepak bola Eropa yang belakangan menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Kini, publik menunggu langkah lanjutan dari UEFA terkait hasil investigasi. Jika terbukti, sanksi tegas berpotensi dijatuhkan sesuai regulasi yang berlaku di kompetisi elite antarklub Eropa tersebut.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
