Vinicius Junior melontarkan komentar menohok setelah diduga menjadi korban pelecehan rasis dalam laga Real Madrid vs Benfica. Pernyataannya memicu respons dari Prestianni hingga Jose Mourinho. (Ist)
JawaPos.com - Laga leg pertama play-off Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid tak hanya panas di atas lapangan, tapi juga berlanjut ke dunia maya.
Pemain sayap Benfica, Gianluca Prestianni, langsung menjadi sorotan setelah terlibat perselisihan dengan Vinicius Junior dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio da Luz, Selasa (17 Februari).
Melansir Sport Bible, tak lama setelah insiden tersebut viral, akun media sosialnya diserbu komentar dari para penggemar hingga akhirnya ia memilih menutup kolom komentar.
Pertandingan itu sendiri merupakan ulangan duel fase liga sebelumnya. Real Madrid asuhan Álvaro Arbeloa datang ke Lisbon dengan misi membalas hasil buruk, dan suasana relatif tenang hingga babak kedua.
Segalanya berubah ketika Vinicius melepaskan tendangan kaki kanan spektakuler yang membawa Los Blancos unggul. Gol indah itu seharusnya menjadi sorotan utama malam tersebut. Namun tak lama setelah selebrasi, terjadi ketegangan antara Vinicius dan Prestianni.
Vinicius terlihat berjalan keluar lapangan dan diikuti oleh rekan-rekannya, sebelum pertandingan dihentikan sekitar 10 menit. Ia juga sempat berbicara dengan pelatih Benfica, José Mourinho, sementara staf dari kedua tim ikut terlibat dalam situasi yang memanas.
Hingga kini, detail pasti dari apa yang dikatakan dalam momen tersebut belum sepenuhnya jelas. Namun dugaan adanya komentar rasis membuat suasana semakin sensitif.
Pertandingan kembali dilanjutkan, tetapi tensi tetap tinggi. Seorang staf pelatih Real Madrid diusir dari lapangan, disusul Mourinho yang menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan area teknis.
Di luar lapangan, situasi tak kalah panas. Akun Instagram Prestianni dibanjiri komentar dari para penggemar, banyak di antaranya mengunggah foto dan GIF yang berkaitan dengan Vinicius. Gelombang reaksi itu membuat pengelola akun akhirnya menonaktifkan kolom komentar.
Menjelang akhir laga, Vinicius bahkan dilaporkan terkena lemparan benda dari tribun pendukung Benfica dan menambah daftar panjang drama dalam satu malam yang seharusnya hanya soal sepak bola.
Sebagai komentator Prime, Alan Shearer tak menutupi kekecewaannya.
"Babak kedua ini sangat buruk. Yang seharusnya kita bicarakan adalah gol spesial. Saya menduga judul beritanya akan sangat, sangat berbeda."
"Pertandingan yang sangat sulit bagi wasit untuk dipimpin. Saya pikir dia telah menangani pertandingan sebaik mungkin dalam keadaan yang sangat sulit."
Kini, perhatian tertuju pada leg kedua yang akan digelar di Santiago Bernabeu pada Rabu, 25 Februari. Sebelum itu, Real Madrid akan lebih dulu bertandang ke Osasuna pada Sabtu (21 Februari).

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
