
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu. (Istimewa)
JawaPos.com–Pelatih Inter Milan Cristian Chivu membuka konferensi pers liga Champions jelang laga tandang ke markas Bodo Glimt dengan nada tegas. Bukan hanya membahas persiapan tim menghadapi cuaca dingin Norwegia dan lapangan sintetis, Chivu juga kembali menyinggung polemik yang menyeret nama Alessandro Bastoni.
Inter Milan dijadwalkan tampil lawan Bodo Glimt di Aspmyra Stadion dalam lanjutan Liga Champions. Menurut Cristian Chivu tantangan yang dihadapi timnya tak mudah.
Selain harus beradaptasi dengan permukaan lapangan buatan, badai salju yang turun semalam membuat kondisi stadion sempat tertutup es. Bagi Bodo Glimt, situasi ini bukan hal asing. Namun bagi Inter, ini akan menjadi persoalan seputar adaptasi.
”Sepak bola Norwegia berkembang pesat. Bodo tim yang kuat dan sudah membuktikannya dengan mengalahkan klub-klub besar Eropa. Mereka punya identitas permainan yang jelas,” ujar Chivu dikutip dari gazzetta.it.
Meski demikian, sorotan terbesar justru datang dari luar lapangan. Chivu diminta menanggapi komentar yang berkembang setelah insiden simulasi Bastoni pada laga sebelumnya.
Tanpa menyebut nama secara langsung, dia memberi respons panjang yang menyiratkan sindiran.
”Saya tidak menanggapi ucapan orang lain. Saya hanya menyampaikan pendapat saya. Mungkin ada yang tidak bisa mengelola frustrasi dengan baik,” kata Chivu.
Menurut dia, tim yang sedang berada di papan atas memang kerap menjadi sasaran kritik. Dia menilai situasi semacam ini bukan hal baru dalam sepak bola.
”Tim yang memimpin klasemen selalu jadi yang paling dibenci. Sudah seperti itu sejak dulu. Tidak perlu bersikap sok moralis,” tambah Cristian Chivu.
Chivu juga mengingatkan bahwa kontroversi adalah bagian dari dinamika sepak bola. Dia menyinggung bagaimana sejarah olahraga ini dipenuhi momen-momen yang memicu perdebatan panjang.
Namun yang terpenting, kata dia, timnya tetap fokus pada tujuan utama menjaga konsistensi dan bersaing hingga akhir musim. Di sisi teknis, Inter mencoba meminimalkan risiko cedera dengan berlatih di lapangan sintetis sebelum berangkat ke Norwegia.
Chivu mengaku tetap ada kekhawatiran, tetapi ia percaya para pemain siap secara mental. ”Kami sadar mereka sangat kuat di kandang dan tidak punya beban. Itu justru membuat mereka berbahaya. Kami harus siap beradaptasi dengan lapangan, cuaca, dan atmosfer stadion,” ujar dia.
Laga Inter vs Bodo diprediksi berjalan ketat. Di tengah tekanan isu Bastoni dan tantangan cuaca ekstrem, Chivu berharap timnya mampu menjawab kritik dengan performa di lapangan. Baginya, respons terbaik bukan lewat kata-kata, melainkan hasil pertandingan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
