Manchester City akan mengajukan banding ke EFL agar Marc Guéhi diizinkan bermain di final Piala Carabao. Pep Guardiola mengaku sulit memahami aturan yang berlaku. (Instagram/@mancity)
JawaPos.com - Manchester City tengah berupaya keras agar Marc Guehi bisa tampil di final Piala Carabao. Klub asal Manchester itu berencana mengajukan permohonan khusus kepada Liga Sepak Bola Inggris (EFL) menyusul larangan yang membuat sang bek tak memenuhi syarat tampil di laga puncak.
Man City sendiri memastikan tiket ke Wembley usai menyingkirkan Newcastle United dengan kemenangan agregat 5-1 di semifinal. Di final yang akan digelar pada Maret, mereka dijadwalkan menghadapi Arsenal.
Masalahnya, Guehi tidak memenuhi syarat bermain sejak fase semifinal karena tidak terdaftar sebelum leg pertama. Aturan yang sama juga membuat bek berusia 25 tahun itu terancam absen di partai final, sesuatu yang membuat Pep Guardiola angkat suara.
Melansir ESPN, pelatih asal Spanyol itu secara terbuka mengaku kebingungan dengan regulasi yang berlaku, terlebih karena situasi Guéhi dinilainya tidak masuk akal.
“Semoga kami bisa meyakinkan Carabao Cup (EFL) bahwa Marc bisa bermain di final,” kata Guardiola.
“Saya tidak mengerti mengapa dia tidak bisa bermain di final. Semoga kita bisa mengirim surat.”
“Anda membeli pemain dengan harga mahal dan dia tidak bisa bermain karena aturan yang tidak saya mengerti. Semoga mereka bisa mengubahnya. Ini sulit dipahami.”
Kondisi Guéhi semakin kontras jika dibandingkan dengan Antoine Semenyo. Pemain yang juga direkrut pada bursa transfer Januari itu justru memenuhi syarat tampil, karena sudah bergabung sebelum leg pertama semifinal yang digelar pada 13 Januari.
Guehi sendiri sudah sempat tampil dalam dua pertandingan Liga Premier bersama Man City setelah didatangkan dari Crystal Palace. Namun, karena tidak terdaftar di awal semifinal, ia tetap dinyatakan tidak eligible untuk leg kedua dan kini juga untuk final.
Guardiola mengakui peluang banding tersebut dikabulkan tidak terlalu besar. Meski begitu, ia tetap meminta manajemen Man City untuk mencoba segala kemungkinan.
“Saya bilang ke klub, mereka harus bertanya, tentu saja,” ujarnya.
“Marc tidak bisa bermain di leg kedua karena dia tidak bermain di leg pertama. Dan, Antoine tiba sebelum leg pertama sehingga bisa bermain. Dan sekarang ini final. Mengapa dia tidak boleh bermain? Mengapa tidak? Kami membayar gajinya, dia pemain kami.”
Kini, Man City hanya bisa menunggu respons dari EFL. Apakah aturan akan dilonggarkan atau tetap kaku, keputusan tersebut bisa berdampak besar pada komposisi skuad Guardiola saat menghadapi Arsenal di Wembley.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
