
Pep Guardiola minta maaf ke wasit debutan di Premier League tapi tetap bela Manchester City. (Istimewa)
JawaPos.com - Pep Guardiola akhirnya buka suara soal polemik kepemimpinan wasit dalam laga Manchester City kontra Wolverhampton Wanderers di Premier League.
Pelatih City itu menyampaikan permintaan maaf kepada wasit debutan Farai Hallam jika pernyataannya dianggap menyinggung. Meski begitu, Guardiola menegaskan dirinya tak akan mundur ketika harus membela klub dan para pemainnya.
Kontroversi bermula dari keputusan Hallam yang menolak memberikan penalti kepada Manchester City atas dugaan handball bek Wolves, Yerson Mosquera.
Insiden tersebut sempat ditinjau melalui VAR, namun sang wasit tetap mempertahankan keputusan awalnya. Situasi ini memicu reaksi keras dari Guardiola, yang menilai momen tersebut krusial bagi timnya.
“Kalau dia merasa tersinggung, saya minta maaf. Saya tahu debut di Premier League tidak mudah,Tapi di saat yang sama, tugas saya adalah melindungi klub dan para pemain.” Kata Guardiola saat konfrensi pers dikutip dari bbc.com.
Guardiola juga menekankan bahwa kritiknya bukan serangan personal. Menurutnya, wasit dan otoritas pertandingan wajar saling melindungi lewat pernyataan resmi.
Namun, ia merasa punya hak yang sama untuk menyuarakan keberatan ketika timnya dirugikan oleh keputusan di lapangan.
Pelatih asal Spanyol itu bahkan menunggu penjelasan dari Kepala Wasit Inggris, Howard Webb, terkait alasan insiden tersebut tak berujung penalti.
Ini bukan kali pertama Guardiola menyinggung Webb dalam beberapa pekan terakhir, menandakan akumulasi kekecewaan atas sejumlah keputusan yang dinilainya merugikan Manchester City.
Meski vokal soal wasit, Guardiola menegaskan dirinya tetap menjunjung sportivitas. Ia mengaku selalu mengawali pernyataan dengan memberi selamat kepada lawan setiap kali City kalah, baik di Premier League maupun kompetisi lain. Namun, ia merasa perlu bicara ketika situasi serupa terus berulang.
Beberapa contoh lain juga disinggung, mulai dari gol yang dianulir terlalu lama melalui VAR hingga insiden handball di pertandingan lain yang dinilai tidak konsisten.
Bagi Guardiola, masalah utamanya bukan satu keputusan, melainkan rangkaian keputusan tipis yang selalu jatuh ke arah berlawanan bagi timnya.
Di tengah sorotan tersebut, Manchester City kini mengalihkan fokus ke laga Eropa yang akan datang. Guardiola berharap polemik wasit tak lagi menjadi topik utama, dan timnya bisa kembali berbicara lewat performa di atas lapangan. Namun satu hal jelas, sang manajer tak akan berhenti bersuara ketika merasa keadilan untuk timnya dipertanyakan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
