Pemain Sassuolo yang juga kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, sukses mematikan pergerakan pemain Napoli, Rasmus Hojlund. (Instagram/@sassuolo)
Ia sukses mematikan pergerakan penyerang Rasmus Hojlund. Meski demikian, Idzes mengakui bahwa mantan pemain Manchester United itu merupakan sosok penyerang yang kuat.
"Dia benar-benar kuat, kami mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk menghadapinya pada laga ini," kata Idzes seperti dikutip dari Sassuolo News.
Ia pun tidak menampik bahwa penyerang Napoli lainnya juga tidak kalah berbahayanya, seperti Romelu Lukaku dan Lorenzo Lucca.
"Tak hanya Hojlund, tetapi juga (Romelu) Lukaku dan (Lorenzo) Lucca, mereka adalah striker yang hebat, kuat juga. Tetapi, performa kami juga tidak buruk," imbuhnya.
Lebih lanjut, pemain yang akrab disapa Bang Jay ini menyayangkan kekalahan timnya dari tim berjuluk Il Partenopei tersebut, karena serangan tuan rumah sebenarnya mampu diredam.
"Kami sebenarnya bermain sangat baik dan menjalani pertandingan sesuai arahan. Kami berhasil menahan serangan Napoli, yang berarti kami siap secara defensif, tetapi ada sesuatu yang kurang karena kami perlu mencetak gol," kata kapten Timnas Indonesia.
Sementara itu, pelatih Sassuolo, Fabio Grosso juga sepakat dengan Jay Idzes bahwa skuadnya bermain cukup baik dalam meredam agresivitas Napoli.
"Kami memainkan pertandingan yang hebat, sayang sekali kami tidak mendapatkan poin. Terlepas dari begitu banyak kesulitan di hadapan Napoli, para pemain merespons dengan baik," ungkap mantan bintang Timnas Italia itu.
Grosso yang menjadi penentu kemenangan Timnas Italia atas Perancis untuk meraih gelar Piala Dunia 2006 itu bertekad memperbaiki diri agar laga-laga ke depannya bisa menghasilkan poin.
"Kami harus menunjukkan performa yang bagus dalam pertandingan ke depannya, karena lawan-lawan kami ke depannya pasti akan sulit, dan pastinya tim-tim besar juga sudah menunggu," tegasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
