Suasana panas menyelimuti Santiago Bernabeu saat suporter Real Madrid meluapkan kekecewaan mereka kepada para pemain dan pelatih Alvaro Arbeloa lewat sorakan dan cemoohan keras. Instagram/@realmadrid
JawaPos.com - Santiago Bernabeu akhirnya bersuara. Para pendukung Real Madrid secara terbuka menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap performa tim dan pelatih anyar, Alvaro Arbeloa.
Setelah hasil mengecewakan di beberapa ajang sebelumnya, laga kandang La Liga melawan Levante menjadi panggung pelampiasan emosi para Madridista.
Sorakan ejekan sudah terasa bahkan sebelum pertandingan dimulai. Saat bus Real Madrid tiba di area stadion, siulan dan cemoohan pertama langsung terdengar. Atmosfer panas ini seolah menjadi penanda bahwa malam itu tidak akan berjalan biasa-biasa saja.
Situasi semakin memanas ketika para pemain memasuki lapangan untuk melakukan pemanasan. Untuk kedua kalinya, sorakan ejekan menggema dari tribun. Beberapa pemain menjadi sasaran utama, terutama Jude Bellingham dan Vinicius Junior, yang mendapatkan tekanan besar dari publik Bernabeu.
Melansir El Nacional, puncak ketidakpuasan suporter terjadi tepat di awal pertandingan. Ketika para pemain Real Madrid kembali ke lapangan dan laga dimulai, cemoohan terdengar semakin keras. Lambaian sapu tangan putih pun terlihat di sejumlah sudut stadion, simbol klasik kekecewaan pendukung Los Blancos.
Bahkan, teriakan "Florentino, mundur!" sempat terdengar dari tribun. Ketidakpuasan ini sejatinya telah memuncak sejak beberapa jam sebelum pertandingan, dan akhirnya benar-benar meledak saat bola mulai bergulir.
Alvaro Arbeloa, yang akan berusia 43 tahun pada Minggu (18/1) ini, juga menjadi sasaran sorakan. Ia mendapat kritik tajam setelah kekalahan di laga debutnya yang berujung tersingkirnya Real Madrid dari Copa del Rey. Debut pertamanya di Bernabeu pun berlangsung dengan cara yang jauh dari bayangan ideal.
Meski berada di bawah tekanan besar, Real Madrid tampil lebih serius dibandingkan pertandingan sebelumnya. Arbeloa menurunkan tim terbaiknya tanpa kompromi. Para pemain inti langsung dimainkan, menunjukkan tekad untuk meraih kemenangan dan meredam amarah publik sendiri.
Satu hal yang cukup mencuri perhatian adalah keputusan menutup atap stadion Bernabeu, meskipun cuaca sedang cerah. Mungkin, itu menjadi langkah paling masuk akal untuk meredam kebisingan meski kali ini suara paling bising justru datang dari tribun pendukung sendiri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
