Real Madrid dilaporkan siap mengambil keputusan besar di bursa transfer musim panas 2026. Performa buruk dan krisis internal membuat perombakan skuad menjadi opsi serius. (Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com - Apa yang awalnya terlihat sebagai penurunan performa biasa kini berubah menjadi krisis besar bagi Real Madrid. Musim ini berjalan jauh dari ekspektasi, dengan puncaknya adalah pemecatan Xabi Alonso. Namun, harapan untuk memulai lembaran baru justru tak bertahan lama.
Alih-alih bangkit, Real Madrid kembali terpuruk usai menelan kekalahan 3-2 dari Albacete di babak 16 besar Copa del Rey.
Dalam hitungan hari, Los Blancos kehilangan gelar Piala Super Spanyol dari Barcelona, mengganti pelatih, dan kini harus tersingkir dari Copa del Rey. Sebuah rangkaian hasil yang membuat situasi klub semakin genting.
Melansir akun X COPE, kekalahan dari Albacete membuat jajaran direksi Real Madrid merasa klub telah mencapai titik terendah. Kini, tanpa Xabi Alonso sebagai sasaran utama kritik, tanggung jawab sepenuhnya diarahkan kepada para pemain.
Dewan direksi yang dipimpin Florentino Perez dikabarkan mulai mempertimbangkan langkah-langkah drastis di akhir musim.
Klub menilai para pemain sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas performa buruk tersebut, dan sejumlah ‘keputusan mengejutkan’ pun mulai dibahas secara serius.
Salah satu opsi yang mencuat adalah penjualan pemain-pemain kunci yang dinilai tampil jauh di bawah standar. Nama Vinicius Junior menjadi salah satu sorotan utama.
Performa sang winger disebut menurun sejak gagal meraih Ballon d’Or 2024, dan kontribusi golnya pun tak lagi setajam sebelumnya.
Situasi ini makin rumit karena Vinicius disebut tetap menuntut gaji setara Kylian Mbappe. Kombinasi performa yang menurun, tuntutan kontrak tinggi, serta belum adanya perpanjangan kontrak membuatnya berpotensi menjadi “kambing hitam” utama Real Madrid pada musim panas mendatang.
Namun, Vinicius bukan satu-satunya yang berada dalam radar. Di internal klub, ada perasaan kuat bahwa hampir seluruh skuad—kecuali Kylian Mbappe dan Thibaut Courtois—telah tampil jauh di bawah ekspektasi musim ini. Penilaian ini menjadi dasar mengapa perombakan besar mulai dianggap tak terelakkan.
Real Madrid disebut ingin menyampaikan pesan yang sangat jelas kepada Alvaro Arbeloa dan para pemainnya. Paruh kedua musim ini akan menjadi penentu.
Upaya ekstra bukan lagi pilihan, melainkan keharusan jika mereka ingin menyelamatkan musim yang sudah telanjur kacau.
Menariknya, disebutkan bahwa seorang tokoh senior klub akan memimpin langsung proses perombakan ini. Bahkan, perubahan awal tidak menutup kemungkinan terjadi sebelum laga melawan Levante.
Dengan kondisi seperti sekarang, Real Madrid berada di persimpangan jalan. Bursa transfer musim panas 2026 berpotensi menjadi momen penentuan arah klub, apakah sekadar tambal sulam, atau revolusi besar demi mengakhiri krisis yang kian dalam?

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
