Barcelona menaklukkan Real Madrid 3–2 di final Piala Super Spanyol lewat laga El Clasico penuh drama. Raphinha tampil sebagai pembeda dengan dua gol krusial. (Instagram/@fcbarcelona)
JawaPos.com - Barcelona akhirnya keluar menjadi juara dalam laga final Piala Super Spanyol. Dalam laga el clasico itu Raphinha berhasil mencetak dua gol yang menjadi penentu kemenangan atas Real Madrid.
Melansir Sports Illustrated, Barcelona langsung mengambil inisiatif permainan sejak peluit awal dibunyikan. Dominasi penguasaan bola menjadi ciri khas tim asuhan Hansi Flick, meski peluang berbahaya pertama justru datang dari Real Madrid.
Vinicius Junior lolos di sisi sayap dan melesat ke arah gawang, tetapi tembakannya terlalu lemah dan berhasil diamankan Joan Garcia. Itu menjadi tembakan tepat sasaran pertama dalam pertandingan.
Butuh waktu lebih dari 25 menit bagi Barcelona untuk benar-benar menguji Thibaut Courtois. Raphinha melepaskan tembakan keras, namun bola mengarah tepat ke posisi kiper asal Belgia tersebut.
Di sisi lain, Madrid tampil disiplin dengan skema lima bek setiap kali Barca menguasai bola, melakukan penjagaan ketat dan menutup ruang gerak lini serang Barcelona.
Menjelang akhir babak pertama, peluang emas datang dari umpan silang brilian Lamine Yamal yang membuat Raphinha berdiri bebas di depan gawang. Namun, secara mengejutkan, pemain Brasil itu justru menembak jauh melenceng.
Kesalahan tersebut tak lama berselang langsung ditebus. Raphinha menerima bola, berlari menusuk ke arah Aurélien Tchouameni, lalu melepaskan tembakan rendah keras dari tepi kotak penalti.
Bola meluncur melewati sela-sela kaki kiper dan bersarang di sudut bawah gawang, membawa Barcelona unggul pada menit ke-36.
Barcelona mencoba menambah keunggulan sebelum turun minum. Courtois tampil sigap dengan menggagalkan peluang Fermín López dan Yamal di tiang dekat, saat Madrid mulai terlihat tertekan di menit-menit akhir babak pertama.
Namun, Vinicius Jr. muncul dengan aksi individu luar biasa. Ia mengecoh Jules Koundé dengan nutmeg, melewati Pau Cubarsí, lalu menyelesaikan peluang dengan tembakan akurat ke sudut bawah gawang untuk menyamakan skor.
Drama belum berakhir. Hanya semenit berselang, Pedri mengirimkan umpan matang kepada Robert Lewandowski.
Dengan ketenangan khas striker veteran, Lewandowski melambungkan bola melewati Courtois yang maju, bola sempat membentur tiang sebelum masuk ke gawang dan mengembalikan keunggulan Barcelona di masa tambahan waktu babak pertama.
Kegilaan terus berlanjut. Dari sepak pojok, Dean Huijsen memenangkan duel udara dan memaksa Joan García melakukan penyelamatan sundulan di garis gawang.
Bola rebound jatuh ke kaki Gonzalo Garcia yang melepaskan tembakan, membentur mistar, dan masuk ke gawang. Skor kembali imbang saat kedua tim menuju ruang ganti.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
