
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone. (ig @simeone)
JawaPos.com-Perseteruan antara Diego Simeone dan Vinicius Junior di semifinal Piala Super Spanyol masih menyisakan gaung. Kali ini, sorotan mengarah pada kemungkinan langkah hukum yang bisa diambil Real Madrid terhadap pelatih Atletico Madrid tersebut.
Gestur dan komentar Diego Simeone dianggap provokatif di pinggir lapangan. Gestur Simeone memang tidak tercantum dalam laporan wasit. Namun, bukti visual tersedia.
Tayangan Movistar menunjukkan bahwa pelatih yang akrab disapa Cholo itu memprovokasi Vinicius dalam waktu yang cukup lama. Bahkan terjadi pada dua momen berbeda sepanjang pertandingan.
Apakah ucapan tersebut bisa dikategorikan sebagai penghinaan atau sekadar sikap tidak sopan masih menjadi perdebatan. Melansir Defensa Central, secara prosedural Real Madrid memiliki opsi untuk mengajukan pengaduan resmi ke Komite Kompetisi. Meski begitu, peluang langkah tersebut diambil dinilai sangat kecil.
Klub diyakini tidak akan menyeret persoalan ini ke ranah sanksi hanya karena ucapan Simeone. Situasi tentu akan berbeda jika yang diucapkan mengandung unsur rasisme atau pelanggaran berat lainnya.
Alih-alih memperpanjang polemik, Real Madrid kini sepenuhnya mengalihkan perhatian ke partai final, Minggu (11/1) melawan Barcelona. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi Los Blancos untuk membalas apa yang terjadi musim lalu, sekaligus mengangkat trofi.
Namun tantangan yang dihadapi tidak ringan. Berdasar performa terkini, tim asuhan Hansi Flick dinilai tampil lebih solid dibandingkan pasukan Xabi Alonso dalam beberapa pekan terakhir. Terutama setelah semifinal Piala Super.
Meski demikian, final satu pertandingan selalu menghadirkan dinamika berbeda. Dalam laga penentuan, apa pun bisa terjadi.
Masih ada banyak aspek yang perlu diperbaiki Real Madrid jika ingin menaklukkan Barcelona. Permainan terorganisir dan intensitas tinggi Blaugrana menjadi ancaman nyata.
Jika Real Madrid tampil seperti di babak kedua melawan Atletico, risiko mengalami kesulitan besar sangat terbuka. Performa Real Madrid di bawah asuhan Xabi Alonso sejauh ini memang belum sepenuhnya meyakinkan. Tekanan pun meningkat menjelang duel krusial kontra Barcelona.
Meski Real Madrid sempat memenangkan pertemuan liga di awal musim, kondisi kedua tim kini sudah jauh berbeda. Barcelona telah memulihkan sejumlah pemain kunci yang sebelumnya absen, membuat laga final ini menjadi cerita baru dengan konteks yang sama sekali berbeda.
Bagi Xabi Alonso, pertandingan ini bukan sekadar soal trofi, tetapi juga ujian besar atas arah dan perkembangan timnya.
Di tengah isu tuntutan terhadap Simeone, satu hal jelas Real Madrid memilih menatap ke depan. Final melawan Barcelona kini menjadi prioritas utama, sementara drama derbi Madrid perlahan ditinggalkan di belakang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
