
Tasos Douvikas cetak dua gol untuk Como saat lawan Pisa. (@Como_1907/X)
JawaPos.com - Como sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas Pisa pada Selasa (6/12). Tim asuhan Cesc Fabregas itu berhasil membungkam Pisa dengan skor telak 3-0.
Dalam pertandingan yang digelar di Arena Garibaldi itu, Como menunjukkan kelasnya di paruh kedua dengan mencetak tiga gol tanpa balas, sekaligus memberikan pelajaran berharga bagi pertahanan Pisa yang tampak rapuh di menit-menit akhir.
Pada babak pertama, kedua tim sebenarnya bermain cukup berimbang. Pisa sempat mengancam melalui pergerakan Matteo Tramoni dan Gabriele Piccinini. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat skor 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama.
Dilansir dari ESPN, Rabu (7/1), kebuntuan baru pecah pada menit ke-68 saat Maximo Perrone melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti yang bersarang tepat di tengah gawang Pisa. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Pisa belum sempat melancarkan balasan, Como kembali mencetak gol melalui skema serangan balik cepat yang diprakarsai oleh Jesus Rodriguez yang memberi umpan kepada Tasos Douvikas.
Douvikas yang berhasil memanfaatkan ruang kosong dan melepaskan tendangan kaki kanan ke sudut bawah gawang membawa Como menjauh dengan skor 2-0 pada menit ke-76.
Pisa sebenarnya mendapatkan peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-81 ketika mendapat hadiah penalti dari wasit. Namun, M'Bala Nzola yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya.
Tendangan kaki kiri Nzola pada menit ke-85 berhasil dibaca dengan sempurna dan diselamatkan oleh kiper Como Jean Butez.
Menjelang akhir laga, tepatnya pada menit ke-90+5, Francesco Coppola melakukan pelanggaran fatal yang berujung penalti bagi Como.
Tasos Douvikas yang menjadi algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan. Douvikas mencetak gol keduanya pada menit ke-90+6 melalui tendangan penalti ke sudut kiri bawah, sekaligus menutup pertandingan dengan skor telak 3-0 dengan kemenangan di tangan Como.
Dengan hasil ini, Como berhasil mencatatkan tiga kemenangan beruntun dan membawa pulang tiga poin penting yang memperkokoh posisi mereka di peringkat kelima klasemen Serie A.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
