Luka Modric. (Dok AC Milan)
JawaPos.com – Gelandang berpengalaman Luka Modric mengungkapkan bahwa keterikatannya dengan AC Milan jauh lebih mendalam dibandingkan dengan perjalanan karirnya saat ini. Ia mengakui bahwa sejak kecil, ia telah menjadi penggemar Rossoneri, terinspirasi oleh sosok idolanya, Zvonimir Boban.
Dalam wawancara terbarunya dengan Corriere della Sera, Modric, yang merupakan gelandang tim nasional Kroasia, menjelaskan bahwa meskipun ia sempat berpikir karirnya akan berakhir di Real Madrid, klub dengan warna merah dan hitam ini selalu memiliki tempat spesial di hatinya.
“Sebagai seorang anak (yang berasal dari Kroasia), saya adalah penggemar Milan, karena pahlawan masa kecil saya: (Zvonimir) Boban,” ungkap pemain berusia 40 tahun ini, yang lahir di tepi Laut Adriatik.
“Saya pikir (karier) saya akan mengakhiri karier saya di Real Madrid, tetapi saya selalu tahu bahwa jika saya bermain untuk klub lain, itu akan menjadi AC Milan. Saya di sini untuk menang. Di Milan, Anda harus selalu bermain untuk menang. Hanya untuk menang,” tambahnya dengan semangat.
Di usia yang semakin mendekati akhir karirnya, Modric juga merenungkan bagaimana ia tetap mampu bersaing di level tertinggi, sambil mengungkapkan formula rahasia yang membantunya mempertahankan performa yang baik.
“Anda harus mencintai sepak bola, berpikir tentang sepak bola, hidup untuk sepak bola. Latihan dan diet itu penting, tetapi rahasia sebenarnya adalah hati. Saya selalu bahagia saat berlatih seperti saat saya masih kecil,” jelasnya.
Modric juga berbicara dengan penuh perasaan tentang masa kecilnya di Kroasia, yang dipengaruhi oleh keluarga, kerendahan hati, dan pengalaman pahit akibat perang. Ia mengenang masa-masa ketika ia lebih banyak menghabiskan waktu di antara hewan-hewan daripada di sekolah.
“Tahun-tahun itu (1990-an) membentuk saya menjadi seperti sekarang. Sepak bola membantu kami menjalani hidup sebagaimana seharusnya di usia itu,” tutup pria yang mengenakan nomor punggung 14 di San Siro.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
