
Presiden Barcelona Joan Laporta. (X/@Cr7stianismo_)
JawaPos.com-Presiden Barcelona Joan Laporta menyampaikan respons keras terhadap kritik yang terus dilancarkan kubu Real Madrid, menyinggung perubahan narasi di tengah upaya damai di sepak bola Eropa.
Hal ini disampaikan Juan Laporta menjelang pertandingan Barcelona melawan Deportivo Guadalajara. Dia secara terbuka mengungkapkan kekesalan terhadap perubahan sikap dan kritik dari rival abadi mereka, Real Madrid selama setahun terakhir.
Juan Laporta menolak untuk terlibat dalam polemik berkepanjangan dan memilih untuk memberikan pesan lugas. Dia menegaskan bahwa serangan terhadap Barcelona dari Real Madrid lebih didasari obsesi ketimbang analisis olahraga yang objektif.
"Saya tidak punya hal lain untuk dikatakan. (Kritik) itu tidak proporsional dan tidak logis. Mereka menderita Barcelonitis akut, hal itu sudah tertanam di jantung Madridismo," ujar Laporta dikutip melalui laman Marca, Rabu (17/12).
Laporta menyakini bahwa kritikan tajam dari Los Blancos sama sekali tidak memengaruhi stabilitas internal Blaugrana. Sebaliknya, fokus konstan Madrid terhadap Barca dinilai justru menguntungkan.
"Hal ini justru bagus bagi kami, karena itu berarti mereka lebih khawatir tentang kami dari pada apa yang seharusnya mereka khawatirkan," tegas Laporta bahwa Barcelona akan tetap fokus pada jalannya sendiri.
Sementara itu, perubahan nada yang terjadi dalam setahun terakhir. Sebelumnya sempat ada kesamaan pandangan terkait beberapa proyek.
Dia mengindikasikan bahwa perubahan sikap Real Madrid mungkin disebabkan kegagalan proyek yang sempat disepakati bersama.
"Hal-hal ini tidak memengaruhi kami. Jika narasi telah berubah, mungkin itu karena setahun yang lalu ada kesamaan dalam beberapa proyek, dan sekarang proyek itu belum membuahkan hasil," jelas Presiden Barcelona.
Dalam konteks sepak bola Eropa, Laporta membela posisi Barcelona yang proaktif dalam mencapai kesepakatan dengan badan-badan resmi, termasuk UEFA.
"Kami memiliki posisi untuk mencapai kesepakatan dengan UEFA dan kami percaya itu yang terbaik untuk sepak bola. Kami mencari perdamaian dalam sepak bola Eropa, sementara yang lain tampaknya tidak," tutur Laporta.
Laporta menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Barcelona tidak akan terdistraksi oleh polemik eksternal. Dia berpendapat bahwa beberapa pihak berupaya memperpanjang masalah ini untuk membenarkan hal-hal yang tidak berjalan dengan baik bagi mereka.
"Sekali lagi ini bagian dari obsesi (Barcelonitis). Barcelona bertekad untuk terus bekerja tanpa terpengaruh oleh kebisingan dari luar," tandas Juan Laporta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
