
Pemain Manchester United. (fotmob)
JawaPos.com-Hasil imbang 4-4 antara Manchester United dan Bournemouth membuat Gary Neville merasa mati rasa di Old Trafford. United tiga kali menyia-nyiakan keunggulan dalam pertandingan yang akan dikenang sebagai salah satu laga klasik Liga Inggris.
Setelah unggul 1-0 dan 2-1 lalu tertinggal 3-2, United bangkit melalui gol cepat dari Bruno Fernandes dan Matheus Cunha, tetapi Junior Kroupi memaksa hasil imbang yang pantas bagi tim tamu pada menit ke-84.
United gagal memenangkan pertandingan Liga Inggris di mana mereka mencetak setidaknya empat gol untuk ketiga kalinya, sebelumnya terjadi saat melawan Everton pada April 2012 (4-4) dan West Brom pada Mei 2013 (5-5).
"Bagi Bournemouth, yang telah mengalami masa sulit, mereka akan senang saat melakukan perjalanan ke selatan. Mereka kalah telak di babak pertama dari segi performa, tetapi mereka berjuang kembali. Ada semacam rasa mati rasa tentang apa yang telah disaksikan semua orang di Old Trafford," imbuh dia.
United gagal memenangkan tiga pertandingan kandang terakhir mereka di Liga Inggris (D2 L1), setelah sebelumnya memenangkan lima dari enam pertandingan kandang mereka (L1).
Namun, Bournemouth adalah tim pertama dalam sejarah liga utama yang mencetak tiga gol atau lebih dalam tiga pertandingan tandang berturut-turut di kandang United.
David Brooks sebenarnya bisa saja memenangkan pertandingan untuk The Cherries di menit-menit akhir, meskipun Bournemouth akhirnya puas dengan satu poin. Dan meskipun Andoni Iraola senang dengan kualitas serangan timnya, dia merasa pertahanan dari kedua tim masih jauh dari memuaskan.
"Sangat sulit untuk dijelaskan karena begitu banyak hal yang terjadi," kata Iraola kepada BBC Sport.
"Saya rasa pertandingan itu menghibur bagi semua orang. Dua tim yang menyerang jauh lebih baik daripada bertahan. Kami bermain cukup terbuka, kedua tim," sambung dia
"Semuanya terjadi, bahkan di waktu tambahan. Banyak hal positif. Dua peluang terakhir adalah peluang besar, penyelamatan hebat dari (Senne) Lammens. Kami mendapatkan satu poin. Kami dapat mengambil banyak hal baik dari hari ini tetapi ada beberapa hal yang perlu diperbaiki," imbuh dia.
Namun, Iraola tidak senang dengan keputusan untuk memberikan tendangan bebas yang menyebabkan Fernandes mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3, dengan Adam Smith dianggap melakukan handball, meskipun tayangan ulang menunjukkan bola mengenai bagian yang lebih dekat ke bahu bek tersebut.
"Menurut saya itu jelas sebuah kesalahan. Di atas ban kapten. Itu bukan pelanggaran," kata Iraola.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
