
Kiper Barcelona asal Jerman Marc-Andre ter Stegen. (X/@ReshadFCB)
JawaPos.com-Pelatih kepala Barcelona Hansi Flick dikenal jarang merotasi kiper utama di ajang piala domestik. Namun situasi Marc-Andre ter Stegen di Barcelona saat ini bisa menjadi pertimbangan khusus.
Barcelona bersiap memulai upaya mempertahankan gelar Copa del Rey pada Rabu (17/12) pukul 03.00 WIB di Guadalajara. Klub asal Catalan tersebut memiliki trofi sebanyak 32 dan akan menghadapi tim dari Primera Federacion di babak 32 besar.
Isu utama yang mendominasi persiapan Barcelona adalah posisi penjaga gawang. Hansi Flick diperkirakan akan melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemain inti saat laga Copa del Rey. Namun, tanda tanya besar tertuju pada apakah turnamen sistem gugur ini akan menjadi momen kembalinya Marc Andre ter Stegen di bawah mistar gawang.
Ter Stegen, yang kini menyadari bahwa La Liga dan Liga Champions telah menjadi domain Joan Garcia, sangat berharap pada kompetisi ini untuk menambah menit bermain yang sangat ia butuhkan.
"Kami belum memutuskan siapa penjaga gawang untuk Copa del Rey. Kami punya waktu yang cukup untuk mengambil keputusan. Akan lebih baik jika Szczesny sudah siap, setelah itu baru kami lihat siapa yang bermain," ujar Flick penuh teka teki setelah pertandingan melawan Osasuna, dikutip melalui laman Marca, Senin (15/12).
Pada musim kompetisi sebelumnya, saat Barcelona memulai perjalanan di Copa del Rey, Inaki Pena masih menjadi pilihan utama di La Liga. Sementara Ter Stegen sedang dalam masa pemulihan cedera. Pertandingan perdana Copa melawan Barbastro saat itu dimainkan Szczesny, mengindikasikan adanya rotasi.
Namun, pola tersebut berubah dranya setelahnya. Szczesny kemudian mengukuhkan posisinya di La Liga dan Liga Champions, sementara Inaki Pena tersisih dari starting eleven setelah insiden keterlambatan menjelang semifinal Piala Super Spanyol di Arab Saudi. Sejak saat itu, Szczesny juga menjadi pilihan utama dalam turnamen sistem gugur tersebut.
Dalam karir kepelatihannya di Bayern Munchen, Flick dikenal konsisten mempertahankan kiper utama yaitu Manuel Neuer, untuk kompetisi Bundesliga, Liga Champions, dan Piala Jerman.
Dia hanya menrotasi Neuer satu kali, yakni pada pertandingan putaran pertama musim 2020/21 yang dimainkan Alexander Nubel, sementara Neuer tidak dipanggil. Pengecualian tersebut adalah satu-satunya rotasi yang dilakukan Flick pada posisi kiper utama.
Szczesny sempat absen melawan Osasuna karena gangguan gastroenteritis. Tapi dia telah kembali berlatih dan diperkirakan siap bermain.
Flick menegaskan bahwa Joan Garcia adalah kiper utamanya. Sementara posisi kedua dan ketiga antara pemain Polandia dan Ter Stegen dan belum diputuskan.
Meskipun demikian, sakit ringannya mantan kiper Juventus itu meningkatkan peluang Ter Stegen untuk menjadi starter jika Flick memutuskan untuk merotasi kipernya di Copa dan mengistirahatkan kiper utama Catalan di rumah atau di bangku cadangan.
Ter Stegen, yang telah pulih sepenuhnya dari operasi punggung pada akhir Juli lalu, berambisi untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia musim panas mendatang dan memerlukan menit bermain yang signifikan. Semua indikasi menunjukkan bahwa ia akan dipinjamkan pada Januari, mengingat Flick telah memberitahunya bahwa tidak ada tempat baginya di skuad utama.
Meskipun demikian, kiper yang telah mencatatkan 422 pertandingan untuk Barca dan memiliki kontrak hingga Juni 2028 ini tetap berambisi untuk menunjukkan kualitasnya kembali bersama Barcelona. Copa del Rey saat ini menjadi harapan terbesar bagi sang kapten Blaugrana tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
