Pedri sebut Kylian Mbappe sebagai transfer impiannya ke Barcelona. (ig @pedri)
JawaPos.com - Kemenangan meyakinkan diraih FC Barcelona saat membungkam Atletico Madrid dengan skor 3-0 di Stadion Spotify Camp Nou, tepatnya pada leg kedua semifinal Copa del Rey. Namun, hasil tersebut belum cukup untuk membawa Blaugrana ke partai puncak.
Pasalnya, kekalahan telak 0-4 pada leg pertama membuat agregat akhir menjadi 4-3 untuk keunggulan Atletico. Barcelona memang tampil dominan dan memperlihatkan salah satu performa paling komplet mereka musim ini, tetapi defisit gol di pertemuan awal menjadi pembeda.
Meski tersingkir, penampilan tim asuhan Hansi Flick layak mendapat pujian. Setiap lini menunjukkan kualitas terbaiknya.
Marc Bernal tampil gemilang dengan mencetak dua gol. Wonderkid Lamine Yamal terus merepotkan lini pertahanan lawan lewat kecepatan dan kreativitasnya. Pau Cubarsi tampil tenang dan solid mengawal lini belakang, sementara Pedri kembali menjadi motor permainan di lini tengah dengan kontrol tempo dan visi bermainnya yang khas.
Dominasi Barcelona begitu terasa sepanjang laga. Tekanan tinggi, penguasaan bola, serta atmosfer stadion membuat Atletico berada dalam tekanan hampir sepanjang pertandingan.
Kapten Atletico, Koke, secara terbuka mengakui kualitas luar biasa Barcelona, khususnya Pedri.
"Barca adalah tim yang fantastis. Anak-anak muda mereka sedang terbang. Pedri, kalau bukan yang terbaik di dunia, dia adalah salah satu yang terbaik. Tidak mudah datang dan bermain di Camp Nou," ujar Koke.
Tak berhenti sampai di situ, gelandang senior tersebut bahkan menyebut Pedri sebagai masa kini dan masa depan sepak bola Spanyol.
"Pedri adalah mesin. Kami beruntung dia orang Spanyol. Dia adalah masa kini dan masa depan Spanyol. Dia akan membawa banyak kebahagiaan untuk Barca dan tim nasional," tambahnya.
Koke juga menyoroti kepribadian sang gelandang.
"Selain menjadi pesepak bola hebat, dia juga sosok yang luar biasa," pungkasnya.
Mengenai jalannya pertandingan, Koke mengakui timnya sudah memperkirakan akan mengalami tekanan besar.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
