Dusan Vlahovic. (EPA-EFE/Alessandro De Marco)
JawaPos.com - Barcelona akhirnya menarik rem dari rencana mendatangkan Dusan Vlahovic. Padahal, pada awal musim panas lalu, penyerang Juventus itu sempat muncul sebagai salah satu target penyerang potensial untuk klub asal Catalonia tersebut.
Ketertarikan Barça sebenarnya cukup masuk akal. Dengan usia Robert Lewandowski yang terus bertambah, manajemen tengah mencari sosok yang bisa menjadi pengganti jangka panjang di lini depan.
Dari sisi profil, Vlahovic dinilai ideal: striker murni, kuat di kotak penalti, dan punya pengalaman di level atas.
Namun, situasinya kini berubah. Laporan terbaru dari Diario SPORT menyebutkan bahwa Barcelona tidak lagi tertarik pada Dusan Vlahovic.
Meski namanya sempat masuk daftar incaran, performa sang pemain musim ini memunculkan terlalu banyak tanda tanya di internal klub.
“Vlahović baru mencetak enam gol dalam 17 pertandingan resmi yang dimainkannya untuk tim Italia musim ini. Angka-angka ini terbilang sederhana dan tidak cukup untuk membenarkan ketertarikan Barcelona padanya,” tulis laporan itu.
Situasi makin rumit karena sang striker juga mengalami cedera yang diperkirakan membuatnya absen hingga tiga bulan.
Jika ditarik lebih jauh, catatan keseluruhan Vlahovic di Juventus juga tak terlalu meyakinkan. Ia mencetak 64 gol dari hampir 200 penampilan kompetitif.
Jika dirata-ratakan, sekitar 12 gol per musim—angka yang dianggap berada di bawah standar untuk penyerang yang diproyeksikan sebagai pemain kelas dunia.
Dengan pertimbangan tersebut, Barcelona pun memutuskan untuk menghentikan langkah mereka dalam perburuan striker asal Serbia itu.
Kini, tanggung jawab kembali berada di pundak manajemen Barça untuk mencari sosok penyerang tengah yang benar-benar sesuai kebutuhan tim.
Nama lain seperti Serhou Guirassy dari Borussia Dortmund memang sempat dikaitkan dengan klub, tetapi performanya juga mengalami penurunan musim ini.
Bursa transfer masih panjang, dan menarik untuk ditunggu siapa akhirnya yang akan dipilih Barcelona sebagai pewaris peran sentral di lini depan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
