Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Desember 2025 | 02.53 WIB

Xabi Alonso Tidak Jujur Tentang Apa yang Terjadi dengan Bellingham

Kontroversi menyelimuti Real Madrid setelah Jude Bellingham menjadi pengganti melawan Olympiacos. Banyak yang meragukan penjelasan Xabi Alonso tentang kondisi sang pemain. (Istimewa) - Image

Kontroversi menyelimuti Real Madrid setelah Jude Bellingham menjadi pengganti melawan Olympiacos. Banyak yang meragukan penjelasan Xabi Alonso tentang kondisi sang pemain. (Istimewa)

JawaPos.com - Kemenangan 4-3 Real Madrid atas Olympiacos di Athena pada laga kelima babak penyisihan grup Liga Champions seharusnya membawa kegembiraan.

Namun, pertandingan yang seru itu justru menimbulkan banyak pertanyaan: Apa yang sebenarnya terjadi dengan Jude Bellingham? Mengapa ia menjadi pemain pengganti?

Dan yang paling penting, mengapa Xabi Alonso memberi penjelasan yang kurang meyakinkan?

Melansir akun X El Larguero, Alfredo Relaño, lewat radio COPE, angkat bicara.

"Ada sesuatu yang disembunyikan di sini," ungkapnya.

Menurutnya, penjelasan klub soal cedera betis Bellingham tidak sesuai fakta. Jika sang pemain memang tidak fit sejak awal, bagaimana mungkin ia bisa masuk saat pertandingan berada di saat krusial? Kontradiksi itu, menurut Relaño, jelas tidak masuk akal.

Sebelum pertandingan, Alonso mengatakan bahwa Bellingham "merasa sedikit tidak nyaman" dan bahwa "mereka akan melihat apakah mereka membutuhkannya."

Namun kenyataannya, pemain Inggris itu baru masuk menit ke-61, saat Madrid unggul 2-4—situasi yang tidak masuk akal karena kemungkinan akan memperparah risiko cedera otot.

Bagi Relaño, itu adalah tipuan, ada sesuatu yang ingin disembunyikan klub.

"Ada sesuatu yang mencurigakan," tegasnya.

Faktanya, jika pemain memang bermasalah dengan otot, bermain 45 menit sama berisikonya dengan bermain 90 menit. Apabila ia belum fit, maka keputusan menaruhnya sebagai pengganti sulit dibenarkan.

Faktor lain yang menambah teka-teki adalah performa Bellingham belakangan ini. Selama berminggu-minggu, ia kurang eksplosif, presisinya menurun, dan dominasi yang biasanya dimiliki pun berkurang.

Persaingan internal dengan Arda Güler yang tampil cemerlang dan koneksinya dengan Mbappe, juga menjadi tekanan tambahan bagi Alonso untuk menjaga keseimbangan tim.

Namun yang jelas, sang pelatih belum memberikan penjelasan yang meyakinkan. Ia terus mengatakan itu hanya "ketidaknyamanan" dan ingin "melindunginya," padahal keputusannya dalam pertandingan justru meruntuhkan penjelasan tersebut.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore