
Rodrygo Goes (Instagram @rodrygogoes)
JawaPos.com-Musim lalu bukan periode yang bersahabat bagi Rodrygo Goes. Bintang muda Brasil itu mengalami penurunan performa yang cukup drastis.
Sampai sekarang, sinyal kebangkitan yang ditunggu-tunggu tak kunjung terlihat. Meski sempat dikaitkan dengan kepergian dari Santiago Bernabéu di bawah arahan Carlo Ancelotti, Rodrygo memilih bertahan dan mencoba menata karirnya kembali bersama pelatih baru Xabi Alonso.
Namun realitas di lapangan berkata lain dan angkanya cukup menyakitkan.
Melansir akun X Mister Chip, setelah pertandingan melawan Girona, Rodrygo resmi memegang salah satu statistik paling kelam dalam sejarah klub. Dia menjadi penyerang Real Madrid yang menjalani pertandingan dan menit bermain terbanyak tanpa mencetak gol.
Totalnya? Dia menjalani 30 pertandingan resmi tanpa satu pun gol dan mengumpulkan 1.339 menit bermain dalam periode tersebut.
Angka itu menjadikan Rodrygo menyamai catatan paceklik gol Mariano Díaz, juga 30 pertandingan, meski Mariano menghabiskan menit yang lebih sedikit (986 menit). Kini keduanya berada di puncak daftar yang pastinya tidak ingin diduduki oleh pemain mana pun.
Di belakang mereka ada Rafa Marañón, yang pada 1970 mencatat 29 pertandingan dan 1.426 menit tanpa gol.
Satu laga lagi tanpa gol, Rodrygo akan memegang rekor paceklik terpanjang sepanjang sejarah Real Madrid. Rodrygo terakhir kali mencetak gol pada 4 Maret, ketika menghadapi Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Di La Liga, belum ada gol yang tercipta sejak 19 Januari melawan Las Palmas. Untuk pemain yang biasanya memberi kontribusi besar dalam hal kreativitas, dribel, dan gol, ini jelas menjadi pukulan besar. Baik bagi kepercayaan diri maupun bagi struktur serangan Real Madrid.
Di usia 24 tahun, Rodrygo masih punya banyak ruang untuk berkembang. Namun, tekanan di Real Madrid berbeda dari klub lain.
Apalagi, dengan hadirnya Kylian Mbappé, perkembangan Arda Güler, serta konsistensi Vinícius Jr., tempat Rodrygo di tim utama menjadi semakin kompetitif. Xabi Alonso tetap memberi menit bermain, tanda bahwa dia masih percaya pada potensi Rodrygo.
Tapi untuk bertahan di skuad Madrid yang makin tajam, Rodrygo butuh lebih dari sekadar kerja keras, dia butuh momen pembuka kran gol.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
