
Cristiano Ronaldo dipastikan tampil di pembukaan Piala Dunia 2026. (Dok. X/@Cristiano)
JawaPos.com - Cristiano Ronaldo dipastikan tetap tampil pada laga pembuka Piala Dunia 2026 setelah FIFA memberikan keringanan hukuman yang jarang terjadi.
Bintang Portugal berusia 40 tahun itu hanya dihukum larangan satu pertandingan oleh FIFA atas kartu merah karena tindakannya terhadap Dara O’Shea pada duel Portugal kontra Irlandia di Dublin. Hukuman itu jauh lebih ringan dari ancaman tiga pertandingan yang sempat mengemuka.
FIFA dalam putusan resminya menangguhkan dua laga tambahan dari total hukuman dengan catatan Ronaldo berada dalam masa percobaan selama satu tahun. Jadi, jika Ronaldo mengulangi pelanggaran serupa, dua pertandingan yang ditangguhkan itu akan otomatis berlaku.
“Jika Cristiano Ronaldo melakukan pelanggaran lain dengan sifat dan tingkat keseriusan yang serupa selama masa percobaan, maka skors yang tercantum dalam keputusan disipliner akan dianggap otomatis berlaku kembali dan dua pertandingan yang tersisa harus dijalani segera,” tulis FIFA.
Keputusan ini dianggap langka karena FIFA jarang memberikan perlakuan khusus, bahkan kepada pemain sekaliber Ronaldo.
Menurut laporan Daily Mail (25/11), Federasi Sepak Bola Portugal berperan penting dalam mendorong keringanan itu dengan menekankan bahwa kartu merah ini merupakan yang pertama dalam 226 penampilan Ronaldo bersama tim nasional.
Pelatih Timnas Portugal Roberto Martinez juga membela pemainnya dengan menyebut insiden itu bukan tindakan kekerasan berat.
“Tidak ada unsur kekerasan. Ronaldo hanya berusaha mendorong bek itu menjauh dan dia kurang beruntung karena VAR. Sudut gambar itu membuat kejadian itu terlihat lebih buruk dari yang sebenarnya. Ini merupakan kartu merah pertama Ronaldo untuk tim nasional, sungguh luar biasa,” jelas Martinez.
Ronaldo sendiri sudah menjalani hukuman satu pertandingannya ketika Portugal menang telak 9-1 atas Armenia. Oleh sebab itu, Ronaldo saat ini dipastikan bebas tampil dalam seluruh laga Piala Dunia 2026, kecuali jika ada pelanggaran lanjutan dalam periode yang telah ditentukan.
Keputusan FIFA ini datang hanya sepekan setelah Ronaldo menghadiri acara makan malam bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino di Washington DC. Namun, peristiwa itu tidak berkaitan dengan keputusan disipliner yang dijatuhkan.
Dengan status hukuman yang telah tuntas, Portugal dapat kembali bernapas lega menghadapi undian Piala Dunia pada 5 Desember mendatang di Washington DC.
Portugal sendiri berada di pot pertama bersama Spanyol, Inggris, Prancis, dan Argentina.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
