
Mateta mencetak gol saat Prancis mengalahkan Azerbaijan di kualifikasi piala dunia. (ig equipedefrance)
JawaPos.com-Prancis menutup rangkaian kualifikasi Piala Dunia dengan kemenangan 3-1 atas Azerbaijan di Baku, Senin (17/11) dini hari. Laga itu menegaskan kedalaman skuad Les Bleus yang tampil tanpa sejumlah pemain kunci.
Skuad Didier Deschamps, yang sudah memastikan tiket ke putaran final tahun depan setelah menghancurkan Ukraina 4-0, sempat dikejutkan gol cepat tuan rumah. Namun Prancis tampil solid dan mampu merespons.
Jean-Philippe Mateta kembali memaksimalkan kepercayaan pelatih ketika Kylian Mbappé absen karena cedera pergelangan kaki. Azerbaijan beri kejutan cepat, pertandingan baru berjalan empat menit dengan membuka skor.
Rahman Dasdamirov menerobos sisi kiri pertahanan Prancis setelah melewati Malo Gusto dan mengirim umpan silang mendatar. Renat Dadashov berhasil menyelinap melewati Lucas Hernández untuk mencocor bola dan membawa Azerbaijan unggul 1-0.
Tertinggal sejak awal, Prancis merespons dengan ketenangan khas tim papan atas. Pada menit ke-17, Gusto membalas kesalahan awalnya dengan umpan silang matang yang disundul Mateta untuk menyamakan kedudukan. Gol itu menjadi torehan internasional kedua Mateta dalam dua laga sebagai starter.
Tidak lama kemudian, Prancis sempat mengira sudah berbalik unggul setelah tendangan Gusto mengenai Christopher Nkunku dan masuk ke gawang. Namun VAR memutuskan bola sempat mengenai lengan Nkunku sehingga gol dianulir.
Tekanan berkelanjutan Les Bleus membuahkan hasil. Gusto kembali menjadi motor serangan dengan tusukan ke tiang jauh sebelum mengirim umpan tarik yang diselesaikan Maghnes Akliouche, membawa Prancis unggul 2-1.
Deschamps sempat merayakan gol ketiga lewat tembakan keras Khephren Thuram, tetapi kembali dianulir wasit setelah Hugo Ekitike dinilai melakukan handball dalam proses serangan.
Namun Prancis tetap menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol. Pada menit-menit akhir, tendangan sudut disambut Thuram dengan lutut, membuat bola memantul dan mengenai kiper Sahruddin Mahammadaliyev sebelum masuk ke gawang untuk gol bunuh diri. Prancis menguasai laga 3-1 sebelum turun minum.
Di babak kedua, Prancis terus mengendalikan pertandingan. Mateta hampir mencetak gol keduanya setelah menerima umpan silang Theo Hernández, namun penyelesaiannya melebar. Thuram juga memaksa kiper pengganti Aydin Bayramov melakukan penyelamatan gemilang dari tembakan keras.
Nkunku memiliki peluang lain, tetapi usahanya diblok pertahanan Azerbaijan yang semakin disiplin untuk menghindari kekalahan lebih besar.
Meski menciptakan sejumlah peluang tambahan, Prancis harus puas menutup laga dengan tiga gol, cukup untuk memastikan kemenangan keenam mereka dalam kampanye yang berjalan stabil.
Dengan kemenangan ini, Prancis menyelesaikan kualifikasi di puncak Grup D dengan 16 poin. Sebaliknya, Azerbaijan menutup kampanye mereka di dasar klasemen dengan satu poin, tanpa kemenangan.
Bagi Prancis, laga ini menegaskan kedalaman skuad: tanpa Mbappé dan beberapa pemain kunci, mereka tetap mampu menunjukkan dominasi, stabilitas, dan efisiensi, tanda positif menjelang putaran final Piala Dunia tahun depan.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
