
Dua gol Haaland bantu Norwegia mencapai Piala Dunia pertama sejak 1998 (ig herrelandslaget)
JawaPos.com - Norwegia memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia setelah menundukkan Italia 4-1 di San Siro, Senin (17/11) dini hari. Dua gol cepat Erling Haaland dalam rentang satu menit menjadi momen penentu yang memantapkan langkah Norwegia menuju putaran final untuk pertama kalinya sejak Prancis 1998.
Kemenangan ini juga menutup perjalanan fase grup mereka dengan catatan historis: 16 gol Haaland di kualifikasi, menyamai rekor Robert Lewandowski untuk Polandia.
Norwegia datang ke Milan dengan situasi yang relatif aman. Meski Italia masih memiliki peluang matematis mengejar, selisih sembilan gol membuat peluang tersebut hampir mustahil. Fokus Norwegia hanyalah memastikan hasil tanpa drama.
Namun jalannya pertandingan justru menghadirkan fase berbeda sebelum momentum berubah sepenuhnya di babak kedua.
Italia tampil agresif sejak awal dan memimpin pada menit ke-11 lewat talenta muda Francesco Pio Esposito. Sang striker 20 tahun menyelesaikan peluang dengan tenang setelah sebelumnya Federico Dimarco hampir membuka skor melalui tendangan voli yang melebar.
Dominasi lini tengah Gli Azzurri membuat Norwegia kesulitan membangun serangan, sementara Gennaro Gattuso, yang hanya menyisakan Gianluca Mancini dari laga sebelumnya bahkan menerima kartu kuning karena protes keras terhadap wasit.
Meski unggul, peluang Italia tidak mengalir deras. Norwegia merapatkan struktur, menahan tekanan, dan menunggu celah. Aleksander Sorloth sempat melepaskan tembakan yang melambung, sementara Julian Ryerson mengancam lewat sepakan melebar. Ritme pertandingan jelas berubah setelah turun minum.
Momentum Norwegia datang pada menit ke-63. Sorloth menyodorkan bola kepada Antonio Nusa yang menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan melengkung melewati Gianluigi Donnarumma di tiang dekat. Gol itu mengubah atmosfer pertandingan: Italia mulai goyah, sementara Norwegia menemukan keberanian menekan lebih tinggi.
Donnarumma masih sempat menggagalkan peluang emas Nusa beberapa menit kemudian, tetapi gelombang serangan Norwegia semakin sulit dibendung. Hingga akhirnya keputusan Gattuso memainkan Oscar Bobb sebagai pemain pengganti justru berbalik menjadi bumerang bagi Italia. Kecepatan Bobb menciptakan ruang yang tidak lagi mampu ditutup pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-78, Bobb menerobos ke kotak penalti dan memberikan umpan tarik yang disambut Haaland dengan tendangan voli terarah. Satu menit setelahnya, Haaland kembali mencetak gol, kali ini memanfaatkan umpan silang Kristian Thorstvedt dari sisi kanan. Dua gol dalam dua menit, dua pukulan telak yang membuat San Siro terdiam.
Italia berusaha membalas lewat sepakan Matteo Politano namun kembali melebar. Pada masa injury time, situasi semakin memburuk bagi tuan rumah. Jorgen Strand Larsson, pemain pengganti asal Wolves, menerima bola di sisi kanan, melewati Mancini, dan melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau Donnarumma.
Gol keempat itu mengunci kemenangan sekaligus menegaskan jarak kualitas yang terlihat jelas di fase akhir pertandingan.
Dengan hasil ini, Norwegia mengakhiri kualifikasi sebagai salah satu tim paling produktif. Mereka melangkah ke Piala Dunia dengan keyakinan baru, didorong generasi pemain muda dan mesin gol yang tak berhenti mencetak rekor.
Sementara Italia, juara Eropa yang dua kali gagal lolos ke Piala Dunia sebelumnya kini harus bersiap menghadapi babak playoff. Kekalahan dari Norwegia pada Juni, yang menjadi akhir bagi Luciano Spalletti, masih membayangi, dan kini tanggung jawab ada di tangan Gattuso untuk mencegah episode buruk lainnya.
Namun malam di San Siro ini jelas milik Norwegia. Setelah 26 tahun absen, mereka kembali ke panggung terbesar sepak bola. Dan seperti yang terlihat sepanjang kualifikasi, mereka tiba membawa salah satu penyerang paling menakutkan di dunia, yang tepat pada waktunya menunjukkan perannya sebagai pembeda di momen penentuan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
