Denzel Dumfries. (Dok Sempre Inter)
JawaPos.com – Bek sayap Inter Milan, Denzel Dumfries, telah meninggalkan kamp tim nasional Belanda dan kembali ke Italia menjelang pertarungan sengit yang dikenal sebagai Derby della Madonnina. Pertandingan ini akan mempertemukan Nerazzurri dengan rival sekota mereka, AC Milan, pada akhir pekan mendatang.
Pelatih kepala timnas Belanda, Ronald Koeman, mengonfirmasi pada Kamis (14/11) bahwa Dumfries diragukan untuk tampil dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Polandia. Ia juga menyatakan bahwa akan ada pembahasan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan pemain tersebut dengan tim medis.
Sehari setelahnya, laporan dari Sky Sport Italia dan La Gazzetta dello Sport mengungkapkan bahwa Dumfries telah meninggalkan kamp pelatihan Belanda dan kembali ke Milan. Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan terkait cedera yang baru-baru ini dialaminya.
Pemain berusia 29 tahun ini diperkirakan akan kembali berlatih di Centro Sportivo Angelo Moratti, markas latihan Nerazzurri, pada Sabtu (15/11). Laporan tersebut menyebutkan bahwa Dumfries mengalami masalah pada pergelangan kaki kirinya, yang muncul setelah ia mengalami benturan ringan saat sesi latihan dengan tim De Oranje.
Meskipun ada kekhawatiran mengenai kondisi fisiknya, terdapat optimisme bahwa bek sayap asal Rotterdam ini akan pulih tepat waktu untuk menghadapi Derby Milan yang sangat penting, yang dijadwalkan berlangsung pada pekan ke-12 Serie A pada Senin (24/11) dini hari.
Sejak awal musim 2025/2026, Dumfries telah tampil dalam 11 pertandingan di Serie A, di mana ia menjadi starter dalam sembilan laga dan berhasil mencetak satu gol. Namun, performanya di lapangan serta tingkat agresivitasnya tampak sedikit menurun dibandingkan dengan musim lalu.
Di ajang Liga Champions, ia telah memainkan empat pertandingan dan menyumbangkan dua gol. Gol-gol tersebut dicetak saat laga kandang melawan Slavia Praha dan saat bertandang ke Union St. Gilloise pada akhir bulan Oktober lalu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
