Gol terakhir Timnas Jerman di kualifikasi dicetak oleh Nick Woltemade. (AP Photo/Peter Morrison)
JawaPos.com – Masih membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan tempat di Piala Dunia 2026, Jerman dapat melangkah lebih jauh menuju putaran final dengan mengawali jeda internasional November ini saat berusaha keras mengalahkan Luksemburg pada Sabtu (15/11).
Menjelang klimaks pertarungan Grup A, nasib Die Mannschaft berada di tangan mereka sendiri untuk mengamankan satu tiket ke gelaran akbar musim panas mendatang, menyusul kemenangan beruntun bulan lalu.
Oleh karena itu, dua laga sisa kualifikasi harus disapu bersih dengan kemenangan di mana mereka terlebih dahulu harus mencuri tiga poin dari Stadion Grand Duchy of Luksemburg.
Melawan tim juru kunci yang belum pernah menang adalah perkara mudah bagi pasukan Julian Nagelsmann, tetapi terpeleset sedikit saja bisa mengacaukan segalanya, bahkan bepotensi digeser Slovenia yang sama-sama mengoleksi sembilan poin.
Sedangkan Luksemburg asuhan Jeff Strassner harus tampil tanpa beban jika ingin setidaknya mengejutkan tim tamu. Apalagi, tim nasional berjuluk Singa Merah ini tampil dihadapan pendukungnya sendiri.
Jadi, peluang untuk menyulitkan Jerman sangat besar. Sayangnya, dalam lima pertandingan terakhir mereka, Dewi Fortuna belum menghampiri pihak negara Eropa yang berada di bagian barat laut ini.
Pertarungan Luksemburg vs Jerman ini akan disiarkan langsung di RCTI dan Vision+ pada Sabtu (15/11), tepat pukul 02:45 WIB. Berikut prediksi dan preview lengkapnya.
Tuan rumah harus kehilangan pemain paling menonjol, yaitu bek NAC Breda, Enes Mahmutovic, karena masalah perut yang membuatnya menepi ke ruang perawatan. Selain itu, Luksemburg tidak akan diperkuat Mica Pinto, Yvandro Borges, dan Vincent Thill.
Kabar baiknya, Singa Merah akan kembali mengandalkan Carlson usai menjalani larangan satu pertandingan akibat kartu merahnya di kandang Jerman, sehingga ia kemungkinan akan bermain di sisi kiri dari empat bek pada duel kali ini.
Aiman Dardari, striker Augsburg, yang sejauh ini telah mencetak satu-satunya gol kualifikasi bagi Luksemburg, dapat tampil di lini depan. Ia didukung oleh dua pemain lain yang berkarier di Liga Jerman, Mathias Olesen dari Greuther Furth dan Danel Sinani dari St Pauli.
Prediksi starting line-up Singa Merah (4-1-4-1): Anthony Moris (kiper); Laurent Jans, Marvin Martins, Seid Korac, Dirk Carlson (bek); Mathias Olesen (gelandang bertahan); Danel Sinani, Christopher Martins, Leandro Barreiro, Tomas Moreira (gelandang); Aiman Dardari (striker).
Selain Kai Havertz dan Jamal Musiala yang absen lama, Jerman juga kehilangan Nadiem Amiri, Niclas Fullkrug, dan bek tengah berpengalaman Antonio Rudiger untuk pertandingan jeda internasional November ini.
Kapten tim, Joshua Kimmich, akan tetap bermain di posisi aslinya, bek kanan, tetapi Waldemar Anton siap menggantikan Nico Schlotterbeck yang diragukan cedera di jantung pertahanan tim tamu.
Dengan Musiala yang masih absen, Florian Wirtz akan tetap bermain kreatif di belakang striker tunggal Nick Woltemade, yang mencetak gol kemenangan melawan Irlandia Utara pada pertandingan terakhir.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
