Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 November 2025 | 16.10 WIB

FIFA Godok Aturan Baru: Wajib Jeda 72 Jam Antarlaga Demi Jaga Kesehatan dan Performa Pemain

Presiden FIFA Gianni Infantino. (Istimewa)

JawaPos.com - FIFA dikabarkan tengah menggodok aturan baru berupa kewajiban jeda minimal 72 jam antarpertandingan untuk melindungi kesejahteraan para pemain. Namun, langkah ini juga dinilai berpotensi mengacaukan jadwal padat klub-klub besar Eropa, terutama di Premier League.

FIFA sedang mengkaji proposal aturan baru yang melarang jadwal pertandingan terlalu rapat, terutama dalam rentang waktu kurang dari tiga hari.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap beban fisik dan mental pemain akibat jadwal kompetisi yang terlalu padat.

Dilansir dari Daily Mail (10/11), aturan jeda 72 jam ini digagas setelah FIFA melakukan pertemuan dengan 30 serikat pemain di Maroko. Namun, organisasi global pemain profesional, FIFPRO, tidak termasuk dalam daftar peserta pertemuan tersebut.

FIFPRO bahkan sempat menuding FIFA mempromosikan serikat palsu dalam pembahasan kebijakan tersebut.

FIFA menegaskan bahwa ide pemberian jeda tiga hari antarlaga ini masih akan dipertimbangkan lebih lanjut dan keputusan akhir tidak dapat diambil sepihak tanpa persetujuan pihak-pihak terkait.

Jika disetujui, perubahan ini baru akan diberlakukan pada kalender pertandingan internasional tahun 2031.

Dalam laporan Daily Mail, beberapa klub Premier League seperti Crystal Palace, Arsenal, Manchester United, Chelsea, dan Manchester City kerap mengeluhkan jadwal yang terlalu padat.

Misalnya, pada musim lalu Manchester United harus menjalani 46 pertandingan tanpa jeda tiga hari, sedangkan Chelsea hanya memiliki 62 jam istirahat antara laga melawan Djurgardens dan Newcastle United.

Beban serupa juga pernah dirasakan oleh Manchester City pada musim 2019-2020 yang hanya memiliki 46 jam jeda pertandingan selama periode Natal. Saat itu, manajer Liverpool Jurgen Klopp bahkan menyebut jadwal seperti itu sebagai sebuah tindak kejahatan terhadap pemain.

Selain itu, FIFA juga tengah menyiapkan dana bantuan sebesar 20 juta dolar AS (sekitar Rp 334 miliar) untuk membantu para pemain yang tidak menerima gaji penuh dari klub-klub yang mengalami masalah finansial.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore