
FIFA klarifikasi soal pengawalan Infantino yang ditolak polisi Vancouver. (Instagram @gianni_infantino)
JawaPos.com - Permintaan pengawalan khusus bagi Presiden FIFA Gianni Infantino selama berada di Vancouver, Kanada, ditolak oleh pihak kepolisian setempat. Hal itu dikonfirmasi oleh Departemen Kepolisian Vancouver pada Rabu (29/4).
Menurut pernyataan resmi Wakil Kepala Polisi Vancouver Don Chapman pengawalan dalam bentuk iring-iringan resmi dengan penutupan jalan hanya diberikan kepada kepala negara. Chapman menegaskan bahwa pejabat FIFA tidak memenuhi standar sebagai Individu yang Dilindungi Secara Internasional atau Internationally Protected Person (IPP), sehingga permintaan itu tidak dapat disetujui.
“Pengawalan resmi yang menghentikan lalu lintas diperuntukkan bagi kepala negara. Karena eksekutif FIFA tidak memenuhi standar IPP yang mengharuskan pengawalan semacam itu, permintaan tersebut kami tolak,” ujar Chapman dalam keterangannya.
Meskipun demikian, pihak FIFA memberikan klarifikasi terkait isu itu. Dalam pernyataan kepada ESPN, juru bicara FIFA menyatakan bahwa organisasi sepak bola tertinggi itu tidak pernah secara khusus meminta pengawalan tingkat tertentu untuk Infantino.
Bahkan disebutkan, Infantino tidak mengetahui maupun terlibat dalam permintaan apa pun kepada otoritas setempat terkait transportasi dan keamanan dirinya selama menghadiri agenda resmi.
FIFA juga menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak berwenang dilakukan oleh panitia lokal, yaitu FWC26 Canada yang bertugas mengatur kebutuhan seluruh delegasi, tamu, dan pemangku kepentingan lainnya.
Pekan ini, FIFA memang tengah menggelar serangkaian pertemuan penting di Vancouver yang merupakan salah satu dari 16 kota tuan rumah pertandingan Piala Dunia FIFA 2026. Turnamen itu akan digelar bersama oleh Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Salah satu agenda utama adalah Kongres FIFA ke-76 yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (30/4). Kongres itu merupakan pertemuan tahunan yang dihadiri oleh perwakilan seluruh anggota FIFA untuk membahas berbagai kebijakan dan keputusan penting terkait sepak bola global.
Sepanjang pekan ini, FIFA telah mengambil sejumlah keputusan signifikan. Di antaranya adalah perubahan aturan akumulasi kartu kuning di Piala Dunia, konfirmasi tambahan hadiah uang bagi tim peserta, serta pemberian izin bagi tim nasional wanita Afghanistan yang sebelumnya diasingkan untuk kembali berkompetisi di level internasional.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
