Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 9 November 2025 | 23.11 WIB

Mikel Arteta Frustrasi! Arsenal Kehilangan Rekor Clean Sheet dan Imbang Lawan Sunderland

Pelatih Arsenal Mikel Arteta. (arsenal.com/Antara) - Image

Pelatih Arsenal Mikel Arteta. (arsenal.com/Antara)

JawaPos.com – Manajer Arsenal Mikel Arteta tunjukkan rasa frustasi usai The Gunners kebobolan untuk pertama kalinya setelah menjaga clean sheet hampir 881 menit dan kemudian di masa injury time harus terpeleset untuk bermain imbang 2-2 di markas Sunderland pada Minggu (9/11).

Gol Brian Brobbey di menit keempat masa tambahan waktu, mengakhiri rentetan kemenangan Arsenal dalam lima pertandingan liga dan 10 di semua kompetisi, yang diperkirakan hasil ini dapat membuka peliang kembali persaingan gelar juara.

Arsenal belum kebobolan gol sejak (28/9), sembilan pertandingan lalu, sebelum mantan pemain akademi Hale End, Dan Ballard, mencetak gol pembuka untuk Sunderland pada menit ke-36 di Stadium of Light.

"Saya merasa sakit perut (ketika Arsenal kebobolan). Saya tidak ingin lagi kebobolan gol apa pun. Itu adalah gol dan menempatkan pertandingan (melawan Sunderland) dalam posisi yang sulit," buka Arteta.

Kembali ke Liga Primer untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, Sunderland memberikan perlawanan paling sengit bagi sang pemuncak klasemen, tetapi gol-gol di babak kedua dari Bukayo Saka dan Leandro Trossard tampak bisa membawa Arsenal meraih kemenangan.

Sayangnya, gol penyeimbang Brobbey di menit-menit akhir, membuat keunggulan Arsenal kini hanya enam poin dari Chelsea yang menduduki posisi kedua terbaru, sementara dua pesaing lainnya, Manchester City dan Liverpool akan saling berhadapan.

"Perasaan kekecewaan dan frustrasi karena kami menginginkan tiga poin. Kami tahu itu, sangat mengganggu. Kami harus menghadapi situasi yang jelas sulit dihadapi. Mereka bermain sangat baik, kami kebobolan gol yang tidak sesuai standar kami,” tambah juru taktik Spanyol ini.

Setelah gol Brobbey, Arsenal hampir mencetak gol kemenangan di menit-menit akhir, tetapi peluang Riccardo Calafiori dan Mikel Merino digagalkan secara berurutan oleh Robin Roefs dan Ballard, masing-masing, di penghujung laga.

"Di menit-menit terakhir, kami memiliki peluang besar untuk memenangkannya, yang menurut saya pantas kami dapatkan. Itu tidak terjadi, tetapi itu menunjukkan apa yang telah kami lakukan dalam 10 pertandingan terakhir.

Memenangkannya dengan cara yang kami lakukan dengan clean sheet, kehilangan tujuh pemain di lini depan. Itu menunjukkan betapa sulitnya (melanjutkan rekor kemenangan)," pungkas pelatih kepala berusia 43 tahun tersebut.

 
Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore